Kiai Dipolisikan Lantaran Diduga Cabuli Santriwatinya

Nganjuk, BeritaTKP.Com – Lagi lagi pemberitaan mengenai pencabulan dan kali ini adalah seorang kiai yang diduga mencabuli santriwatinya, dan Kabarnya, kasus ini dalam pengawasan Women Crisis Centre (WCC) Nganjuk.

Kasus terjadi di pondok pesantren di wilayah Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Dugaan pencabulan yang dilakukan kiai yang berinisial IK ini, terkuak sekitar satu bulan lalu. Saat itu, salah satu korban, Mawar (14) (bukan nama sebenarnya) anak orang Sulawesi. Karena ada perselisihan rumah tangga, sejak berusia 7 tahun dititipkan ke pondok pesantren tersebut, Korban selama dititipkan ke kiai, dia tidak bersekolah, hanya mengaji saja hingga usianya kini empat belas tahun.

Saat itu Mawar sedang mengaji namun tiba-tiba, sang kiai marah-marah dan menyeret Kuncup keluar dan kemudian ditampar oleh sang kiai.“Usai ditampar, korban langsung memeluk guru ngajinya yang kebetulan anak saya. Nah, dari sinilah akhirnya si korban bercerita kepada anak saya,” ujar Jum (44) warga Bandar Kedungmulyo, Jombang di Mapolres Nganjuk saat mengantar anaknya yang dimintai keterangan polisi.

Baca Juga :  Ibu 4 Anak Pengedar Pil

Kepada anaknya yang guru ngaji di pondok itu, lanjut Jum, korban bercerita jika pernah diperlakukan senonoh oleh sang kiai. Bahkan, dia juga pernah dikasih lihat video porno sebelum dikerjai oleh sang kiai. Merasa kasihan dan ingin menegakkan kebenaran, Jum langsung menemui beberapa kerabat sang kiai untuk mengadukan dugaan perbuatan cabul ini.

“Korban juga mengatakan ada tiga temannya yang dibegitukan, Saya sudah musyawarah dengan keluarganya, termasuk menantu saya, karena dia juga kerabat kiai,” ungkapnya. Setelah mempertimbangkan segala hal, usai musyawarah Jum langsung berangkat ke kantor WCC Nganjuk untuk mengadukan permasalahan ini. “Begitu saya adukan, WCC langsung merespon. Korban juga langsung dimintai keterangan. Selanjutnya kasusnya dibawa ke Polres Nganjuk,”imbuhnya. @Haryono

print

Incoming search terms:

  • rumah tahanan Muhammad saebatul hamdi
(Visited 41 times, 1 visits today)

Shortlink: