Kepala Kelurahan Garum Terkena OTT

Blitar, BeritaTKP.Com – Tim Saber Pungli Polres Blitar menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan berhasil mengamankan PNS yang menjabat sebagai Kepala Kelurahan (Kakel) Garum, Bambang Cahyo Widodo pada  Jumat (9/3) sekitar pukul 19.30 di rumahnya. Lingkungan Jurang Menjing RT. 04 RW. 01 Kelurahan Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Dalam kasus ini polisi menetapkan tersangka terhadap Lurah Garum Bambang Cahyo Widodo, karena tertangkap tangan telah melakukan pungli yang dilakukan tersangka terkait dengan pengurusan sertifikat tanah.Tersangka ditangkap Tim Saber Pungli Polres Blitar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat (09/03) sekitar pukul 19.30, di rumahnya. Lingkungan Jurang Menjing RT. 04 RW. 01 Kelurahan Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar

Dalam kesaksianya dua warga yaitu AN pemohon (korban), dan MJ teman korban menyatakan, jika tersangka sering meminta sejumlah uang, saat mereka mengajukan pengurusan surat tanah. Rata-rata pelaku meminta uang tunai sebesar Rp 1,5 juta sekali pengurusan. Pelaku beralasan uang tersebut sebagai syarat pemecahan dan balik nama. Jika tidak menyerahkan sejumlah uang, pelaku mengaku tidak akan mau menguruskan sertifikat tanah.

Dari tangan tersangka, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 9 juta. Selain uang tunai, polisi juga mengamankan 6 berkas map turunan letter C yang sudah dipecah, serta sebuah HP. Akibat perbuatanya, tersangka akan dijerat dengan pasal 12 huruf e sub Pasal 11 UU RI nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Kejati Lempar Pegawai SDA Pemprov Jatim Ditahan Ke Rutan Sampang

Atas kasus tersebut Pemerintah Kabupaten Blitar, bakal memberi bantuan hukum kepada PNS tersebut Menurut Bupati Blitar H Rijanto MM, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pungli kepengurusan tanah atau yang terjerat kasus hukum, berhak mendapatkan bantuan hukum dari pemerintah dalam setiap proses hukum yang dijalaninya.

Kendati demikian bupati mengaku prihatin dengan adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar yang terkena OTT, “Tim penasihat hukum kita akan mendampinginya sejak awal sampai akhir proses hukum. Kita memastikan dalam kasus yang menjerat lurah Garum ini akan bersikap kooperatif dalam setiap tahapan proses di kepolisian maupun di persidangan nanti,” ujarRijanto.

Dalam hal ini Rijanto juga menuturkan, karena yang bersangkiutan harus menjalani proses hukum, maka saat ini status Bambang sebagai Kepala Kelurahan Garum harus diberhentikan sementara. Selain itu, gaji untuk Bambang juga dipastikan tidak akan diberikan semuanya, “Kalau untuk sanksi kita akan berikan setelah ada hasil pasti dari pihak kepolisian. Tentu kalau terbukti, kita akan berikan sanksi,” imbuh bupati Blitar tersebut. @frins

print
(Visited 12 times, 1 visits today)

Shortlink: