Istri Pensiunan Petrokimia Bermain Serong Dengan Bos Batu Bara

Surabaya,BeritaTKP.Com – Rumah tangga adalah wadah dalam membentuk kerukunan keluarga dengan ditunjang adanya financial secara ideal dalam menopang segala keperluan ekonomi pada umumnya berumah-tangga, namun hal financial sepertinya belum bisa dikatakan keperluan utama apabila istri selalu mengharapkan agar lebih terprioritaskan biologisnya.

Apabila pasangan tersebut memahami gejolak yang ada pada pasangannya, biologis bisa menjadi indah serta menjadi pemicuh semakin harmonisnya rumah-tangga, namun jika sebaliknya Kebutuhan biologis juga bisa membutakan seseorang untuk berbuat di luar norma dan asusila, terkadang ingin memenuhi hasrat syahwat seseorang rela berkorban dengan menghalalkan segala cara demi mendapatkan kenikmatan sesaat namun tidak merasakan kebahagian sejati karena di hantui rasa bersalah telah melanggar norma – norma Agama .

Kedua pasangan selingkuh berdomisili di kab.Gresik, H.Taufik Bos batu bara warga JL.Panglima sudirman Gg.2 dan Hj.Lusi Ibu Rumah Tangga warga Jaksa Agung Suprapto Gg.VIII depan musholah, pada Hari Selasa (03/04/2018) kisaran pagi. chekin di Hotel Tresno, apa yang di lakukan oleh kedua pasangan lain jenis ini malu untuk di sebutkan, hingga Chekout pada pukul 11.00 wib. Keduanya keluar dari Hotel setelah berpeluh berpacu dengan Birahi yang lama telah mereka nantikan sehingga pada saat ada kesempatan mereka tidak sia-siakan kesempatan itu walaupun mereka tahu telah melanggar norma-norma agama dan telah mengkhianati pasangan sejatinya, Hj.Lusi yang mempunyai suami bernama H.Iwan mantan pegawai petrokimia dan mempunyai anak laki yang masih bekerja pada perusahaan petrokimia.

Baca Juga :  Patut Dipertanyakan, Anggaran Masuk Pemkot Mojokerto Rp 47 Miliar

Dengan mengendarai Mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan Nopol  W 19XX BQ mereka melanjutkan perjalanan pulang  menuju kab.Gresik, mobil berhenti depan persis kantor Unit Simpan Pinjam Hj.Lusi yang mengenakan pakaian berwarna merah dan berjilbab merah turun dari mobil Daihatsu Xenia lalu masuk pada kantor Unit Simpan Pinjam dan dilanjut nge-time dengan berminum sejenak pada kios PKL dilanjut dengan belanja makanan ringan memasuki mart-petrokimia lalu Hj. Lusi berjalan kaki 50meter menyeberang masuk parkiran Rumah Sakit Petrokimia ambil motor Vario warna oranye Nopol W 66XX HH mengendarai motor tersebut dengan mengenakan helm berwarna pink menuju arah pulang pada kampung Jl.Jaksa Agung Suprato gg.VIII

H.Taufik yang akrab dipanggil “Aba” oleh warga adalah orang terpandang pada kampungnya serta selalu terlihat menjadi orang terdepan yang mana tindakan H.Taufik sering menjadi contoh pada pemuda kampungnya, H.Taufik adalah pengusaha sukses dengan menjadi Bos Batu Bara pada perusahaan seharusnya H.Taufik lebih mapan serta lebih paham akan norma-norma agama akan tetapi entah setan apa yang ada pada benak H.Taufik hingga H.Taufik berani melakukan intim dengan Hj.Lusi istri H.Iwan pensiunan pegawai Petrokimia.

Pada Hari sabtu tanggal 07/04/2018 Wartawan BeritaTKP melakukan Konfirmasi pada kedua pasangan mesum. Ada apa dengan H.Taufik ?? ternyata yang bersangkutan tidak dapat dihubungi dan sulit untuk ditemui hingga berita ini ditayangkan bersangkutan masih sulit untuk ditemui, ditempat terpisah Hj.Lusi pada saat dikonfirmasi dirumah ternyata tidak berada ditempatnya. Bersambung @Rul

print
(Visited 45 times, 1 visits today)

Shortlink: