Arogan, Oknum TNI Pukul Wartawan

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kekerasan di dunia kejurnalisan kembali terjadi dan kali ini kasus tersebut dilakukan oleh salah satu oknum anggota TNI Angkatan Laut (TNI AL) yakni AU yang melakukan kekerasan terhadap wartawan berinesial BS anggota wartawan media online dan cetak Koran Pagi , di sebuah tempat hiburan malam (cafe), Jalan Kedungdoro, Surabaya.

Kasus tersebut terjadi pada Jumat dini hari 6/4/2018 dimana terdapat empat orang, tiga laki-laki satu perempuan minum di sebuah cafe yang terletak di kawasan ruko kedungdoro, salah satu dari tiga laku laki tersebut merupakan anggota TNI diketahui bahwa Keduanya adalah bukan pasangan suami istri, karena si oknum TNI tersebut masih memiliki keluarga.

Diketahui sebelumnya bahwa wanita yang di duga pacar (selingkuhan) oknum TNI tersebut pernah ‘katanya’ pernah digoda oleh korban, hingga saat Saat itu Wartawan yang menjadi korban pemukulan yakni BS awalnya, ia datang ke cafe tersebut seperti biasanya, duduk dan menonton televisi di lantai dua sebuah cafe sembari menunggu informasi adanya peliputan langsung terkejut setelah menerima pukulan di bagian leher dari orang yang tidak dikenalnya.

Karena merasa tidak bermasalah, BS pun menanyakan alasannya kepada AU (pemukul yang diketahui merupakan oknum TNI AL) kenapa ia sampai dipukul. Ironisnya, belum selesai bertanya, AU langsung mencekik leher BS dan berteriak mencari seseorang yang berinisial MS.

Baca Juga :  Kepala Sekolah Tritunggal VI Surabaya Menahan Ijasah

Usai memukul, AU mengajak BS supaya keluar cafe, namun pihak security melarang BS untuk keluar, dikhawatirkan akan terjadi perkelahian.

“Dia langsung memukul saya, ya kaget juga, saya saat lihat televisi langsung dipukul dari belakang, kemudian saya tanya ada masalah apa, bukannya jawab malah mencekik leher saya dan berteriak mencari MS dengan menunjuk-nunjuk muka saya. Untung ada petugas security yang langsung melerai,” ujar korban.

Menurut keterangan saksi saat itu mengungkapkan bahwa sata itu AU dalam keadaan mabuk dengan kekasihnya di lantai tiga, kemudian kekasihnya bilang kalau habis digoda MS (koordinator security cafe), alhasil emosi cemburu pun tersulut sehingga melampiaskan ke BS yang tidak tahu pokok masalahnya.

“Mereka (oknum TNI AL) berteriak-teriak mengajak BS untuk turun dan keluar cafe, tapi kami melarang BS karena khawatir terjadi hal yang menambah kacau suasana. Sebelum BS datang, mereka sudah minum-minum dilantai tiga ditemani perempua, Dia (AU) itu mabuk dan cemburu karena perempuannya pernah digoda MS. Dari lantai tiga dia turun dan langsung menuju BS yang sedang nonton televisi kemudian langsung memukul BS dari belakang,” ungkap salah seorang saksi.

Sementara itu atas kejadian tersebut kini perkara tersebut telah diproses secara militer, dimana kasus tersebut tersebut sudah diserahkan ke pihak Litkrim Pomal, Lantamal V Surabaya. Mengingat protap TNI yang melarang anggota bermain di tempat hiburan malam, perbuatan AU dengan mabuk serta bermain perempuan di tempat hiburan malam patut ditindak tegas oleh kesatuannya. @red

print
(Visited 224 times, 1 visits today)

Shortlink: