Kini Modal Sampah Plastik Bisa Keliling Kota Surabaya

Surabaya, BeritaTKP.Com – Pernah membayangkan bisa berangkat naik angkutan umum ke kantor, ke sekolah, atau keliling kota Surabaya tapi hanya bermodalkan sampah ? Pasti Anda belum pernah membayangkan kan?  Tapi sekarang semua itu bakal bisa kita nikmati. Pagi ini (7/4), Tri Rismaharini meresmikan “Suroboyo Bus” di depan Gedung Siola, Surabaya. Suroboyo Bus sendiri adalah angkutan umum baru yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya. Yang membuat unik adalah kita bisa membayar tiket bus hanya dengan menukarkan sampah-sampah yang kita miliki.

Penukaran sampah bisa kita lakukan di bank sampah yang telah tersebar di setiap halte rute Terminal Purabaya sampai Terminal Rajawali. Sampah-sampah yang bisa ditukarkan adalah sampah gelas plastik ukuran 240 ml sebanyak 10 buah, sampah botol plastik ukuran 650 ml sebanyak 5 buah, serta sampah botol plastik ukuran 1,5 liter sebanyak 3 buah.  Tiap penukaran sampah seperti ketentuan di atas, calon penumpang berhak mendapatkan 1 lembar tiket yang bisa digunakan untuk naik Suroboyo Bus rute Purabaya-Rajawali.

Suroboyo Bus adalah jawaban yang “revolusioner” atas problematika masyarakat metropolitan seperti Kota Surabaya atas masalah macet dan juga menumpuknya sampah, terutama sampah plastik yang susah untuk diurai oleh bumi. “Suroboyo Bus adalah jawaban atas permasalahn yang selama ini kita hadapi. Jadi pelayanan angkutan umum jalan, pengelolaan sampah di kota ini juga jalan”, tegas Risma di depan khalayak umum tadi pagi.

Baca Juga :  Jelang Pilgub Jatim, Polsek Pabean Cantikan Rutin Gelar Cipkon

Sebanyak 10 armada bus sudah disiapkan oleh Pemkot Surabaya dalam pelayanan awal Suroboyo Bus. Bus yang berjenis Low-Deck yang juga ramah difabel ini akan terintegrasi dengan teknologi SITS sehingga bus ini akan mendapatkan green wave. Artinya bus ini akan mendapatkan prioritas lampu hijau. Selain itu bus bermuatan 67 orang ini  sama sekali tidak diperkenankan menggunakan uang tunai. Di dalam bus ini terdapat 3 jenis kursi. Yang pertama berwarna merah yang diprioritaskan untak lansia, wanita hamil serta difabel. Oranye untuk umum, serta merah muda untuk wanita. Tak ketinggalan faktor keamanan juga dimasukkan dalam fasilitas Suroboyo Bus ini. Sebanyak 12 CCTV siap mengamankan perjalanan ini

Dalam launching pagi tadi, Risma beserta rombongan yang terdiri dari masyarakat difable, wanita hamil, serta balita mencoba menaiki Suroboyo bus dengan short route dari Gedung siola, menuju ke arah Monumen Bambu Runcing – Monumen Karapan Sapi – Jl. Basuki Rahmat – Jl. Blauran – Praban – kembali ke Gedung Siola.

Suroboyo Bus adalah angkutan umum pertama dan satu-satunya di Indonesia yang pembayarannya menggunakan sampah. Tentu hal ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi Kota Surabaya yang tiap tahun selalu melakukan inovasi-inovasi untuk kesejahteraan rakyat Surabaya. @Hum/red

print
(Visited 18 times, 1 visits today)

Shortlink: