Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Divre Probolinggo Gelar Operasi Pasar

Tommy Distalingga Kepala Bulog Divre Probolinggo

Probolinggo, BeritaTKP.Com – Menyiasati adanya gejolak melambungnya harga pangan utamanya kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadhan, maka Perum Bulog Divre Probolinggo opersai pasar terhadap sejumlah komoditi Sembilan bahan pokok (Sembako) utamanya beras.  Operasi stabilitasi harga pangan ini dilakukan di dua pasar besar yang ada di kota Probolinggo yakni pasar Baru dan Pasar Wonoasih, Rabu (18/4).

Tomy Distalingga, selaku Kepala Bulog Divre Probolinggo saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan operasi pasar ini sebagai bentuk kepedulian instansinya (Bulog) dalam memantau dan mengawasi adanya lonjakan harga sembako terutama beras menjelang masuknya bulan puasa ramadhan dan berlanjut ke hari raya Idul Fitri. “Kegiatan ini juga sebagai antisipasi adanya lonjakan Harga bahan pokok secara ekstrim jelang ramadhan. Jadi kita berharap tidak nantinya tidak kita temukan lonjakan ekstrim terhadap bahan kebutuhan masyarakat tersebut.”Ujarnya.

Ditambahkan oleh Tomy bahwa kegiatan ini menindaklanjuti program GSHP (Gerakan Stabilitasi Harga Pangan) yang direalisasikan serentak ditanah air oleh Bulog. Menurutnya pihaknya berupaya untuk menekan harga kebutuhan pokok, agar masyarakat tak kesulitan dalam membeli kebutuhan pokok. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atas keberadaan bahan pokok  (beras dan lainnya), karena pemerintah sudah menyediakan stok bahan yang dimaksud.”tambahnya.

Baca Juga :  Pos Polah, Anggota Polres Bojonegoro Tingkatkan Kemampuan dengan Latihan Dalmas Hadapi Pilkada Serentak

Nampak dalam kegiatan operasi pasar tersebut, beberapa staf Bulog diantaranya Edwin Primasandhi SE, Staf bagian penjualan, M Hidayat Ali bagian Pengadaan barang dan Arya Pradita bagian penjualan komersil. Perlu diketahui harga yang diberikan Bulog untuk beras  medium dijual Rp. 8.600/kilogram. Selain itu, komoditas gula dijual dengan Harga Rp.11.500/kilogram sedangkan Minyak goreng kemasan dipatok Rp. 12.000/liter dan kemasan botol Rp.11,.000 serta tepung terigu Rp. 7.300/kilogram.

“Secara berkelanjutnya, acara seperti ini akan terus dilakukan. Hal ini sebagai upaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat selain tujuan utama menstabilisasi harga pangan.”Tegas Kepala Bulog Divre Probolinggo. Antusias masyarakat untuk memberi kebuthan sembako dalam operasi pasar tersebut terbukti sangat tinggi. Hingga berakhir kegiatan, hamper semua bahan pokok yang disediakan Bulog habis terjual. (Rul/Why)

print
(Visited 35 times, 1 visits today)

Shortlink: