Lokasi Prostitusi Pinggir Sawah , Tarif Kencan Murah Meriah

Malang, BeritaTKP.Com – Jelang bulan suci Ramadan tahun ini, razia (Cipkon) cipta kondisi sedang marak maraknya dilakukan oleh Satuan Sabhara Polres Malang. Mulai dari tempat prostitusi terselubung yang terletak di sebuah rumah warga di Jalan Raya Kesamben Permanu masuk wilayah Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Saat penggerebekan, terdapat tiga rumah yang digunakan untuk ajang prostitusi ini, diduga beroperasi sudah cukup lama. Terlihat banyak bangunan yang rapuh. Beberapa ruang di desain mirip kamar losmen dan ada juga bangunan yang terlihat masih baru.

Hanya Bermodalkan papan tidur  berbentuk permanen yang terbuat dari bata. Beralaskan kasur, sprei dan dua bantal diatasnya. Terdapat satu lubang jendela tanpa pintu. Bersebelahan dengan ladang tebu serta dekat dengan kandang ayam milik pemilik rumah prostitusi.

Petugas sempat mengejar 3 orang PSK yang kedapatan melarikan diri ke tengah ladang tebu dan pohon sengon. Posisi ladang tebu, sawah dan tanaman sengon, berada persis di tengah-tengah kamar-kamar mesum yang menjadi rumah hunian warga.

Baca Juga :  Polisi Lakukan Gerakan Menabung untuk Sosial

AKP M.Lutfi menerangkan, ketiga PSK itu berumur rata-rata berumur 50 tahun. Mereka nekat menjadi PSK karena butuh uang untuk menyekolahkan anak” , tarif pekerja seks di tempat itu sebesar Rp 100 ribu. Pelanggan harus membayar Rp. 35 ribu ke pemilik rumah yang menyediakan kamar. “Dari Rp.100 ribu itu satu orang PSK hanya menerima uang sebesar Rp.65 ribu. Pemilik rumah selaku penyedia tempat prostitusi, di jerat Pasal 506. Sementara ketiga PSK yang diamankan hanya dikenakan pasal Tipiring. @CAnam

print
(Visited 76 times, 1 visits today)

Shortlink: