Oknum Panwaskab Kabupaten Madiun Berupaya Suap Wartawan

Madiun, BeritaTKP.Com – Jangan coba coba suap wartawan dengan rupiahmu, itulah kata kata yang pantas buat oknum Panwaskab Madiun. Sungguh sangat tidak terhomat perilaku yang di lakukan AG yang saat ini menjabat sebagai Ketua Panwaskab Madiun. Setelah ketahuan belangnya bahwa mereka tidak netral dan memihak pada salah satu paslon. Di kabupaten Madiun untuk pilkada Pilbup dan Wabup di ikuti oleh 3 paslon.

Warga Kabupaten Madiun berharap situasi pilkada 2018 untuk pilgub wagub dan Pilbup Wabup berjalan damai dan kondusif sesuai pilihan kehendak rakyat Madiun Khususnya.

Dan saling menegakkan UU pemilu yang mengatur semua dalam perilaku pemilu 2018 ini. Namun sangat di sayangkan jika ketika Panwaskab Madiun mendukung salah satu paslon dan mengendalikan korcam korcamnya untuk masuk dalam pengaderan paslon.
Mereka ( Panwas.red) ketakutan setelah pergerakannya terhendus oleh awak media di Madiun. Dengan pikiran jongkok panwas tersebut untuk melakukan pemufakatan damai terhadap salah satu insan pers.

09/05/18 oknum panwas mendatangi rumah salah satu wartawan, sekitar jam 07 sudah datang dengan rekannya dari salah satu panwascam untuk melakukan deal or deal penutupan berita. Namun tidak sesuai harapan sang penyuap di tolak mentah mentah oleh wartawan.
Dengan menggelontorkan rupiah di meja bukan berarti lunas berita tidak akan dimuat. ” ini merupakan perbuatan pelecehan terhadap jurnalis dan melecehkan UU pers.” Ujar wartawan senior di Madiun.

Baca Juga :  Polsek Semampir Tidak Profesional Dalam Penyidikan

Untuk menjaga Pilkada yang kondusif dan mengutuk keras perilaku panwas. Dengan hal tersebut wartawan mengadu dan share kepada Partai PDI Perjuangan Madiun untuk berkoordinasi upaya upaya apa dalam menempuh jalur hukum.

Dan di temui langsung oleh ketua DPC PDI Perjuangan Madiun Anang Dwi Riyanto SH. ” saya sangat bertrima kasih infonya daro teman teman wartawan dan entah mendukung siapa panwaskab itu, kami atas nama partai akan mengusut dan menempuh jalur hukum” tegas kang Anang yang biasa di panggil.
Alat alat bukti dan saksi penyuapan di gelar di depan kang Anang. @red

print
(Visited 128 times, 1 visits today)

Shortlink: