Penipuan Investasi Bodong Sasar Ibu-ibu di Malang

Malang, BeritaTKP.Com – Marak kejahatan dengan berkedok investasi bodong kini merambah di kota malang dan diketahui bahwa Korban investasi tersebut yang menawarkan keuntungan cukup besar ini rata-rata para ibu rumah tangga.

Dan kali ini korban investasi bodong yang berada di malang mulai melaporkan kasus ini, R (26), salah satu korban penipuan berkedok investasi bodong menceritakan bagaimana modus penipuan investasi yang memakai nama Ekspres Bigprofit ia menceritakan bahwa dirinya mulai mengikuti investasi sejak Juni 2017 lalu. Jumlah yang disetorkan telah mencapai Rp 50 juta. Transfer dikirim langsung ke rekening BRI Julisa Cancerita (32), pengelola Ekspress Bigprovit sebanyak 5 kali.

R mengaku jika dirinya mengenal investasi Ekspres Bigprovit yang dikelola Julisa Cancerita (32), warga Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, dari media sosial dan media pertemanan.Kepada korbannya yang rata-rata para ibu-ibu rumah tangga, Julisa Cancerita alias Mirna Cempluk menjanjikan keuntungan yang cukup lumayan. Untuk investasi sebesar Rp 1 juta, para member akan diberi keuntung Rp 150 ribu setiap bulannya.

Baca Juga :  Candu Belanja , Nekad Gelapkan Uang 60 Juta

Korban melaporkan lantaran merasa ditipu saat pembayaran keuntungan bulanan yang di janjikan malah tidak dibayar bahkan pelaku kabur.

Bahkan korbanya bukan R saja melainkan banyak korban lainya yang masih belum melapor, menurut informasi Beberapa korban lain, juga mengatakan yang sama, telah menyetorkan uang rata-rata hingga Rp 50 juta.

Setelah ditelusuri dan di data Investasi bodong Ekspres Bigprofit di Malang menjanjikan keuntungan yang cukup lumayan dengan janji tersebut, mulai banyak korban pun berjatuhan bahkan tak tanggung-tangung, jumlah korban disebut lebih dari 150 orang.

Kini polisi akan terus menggali masalah ini dan terus mendata korban penipuan berkedok investasi bodong tersebut dan polisi masih terus melengkapi data data pelaporan serta barang bukti dari korban agar segera dilakukan penangkapan terhadap pelaku. @ariwan

print
(Visited 38 times, 1 visits today)

Shortlink: