Makelar Tanah Jadi Buron Setelah Gelapkan Uang Rp 5 Miliar

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Wahyu Setiawan (34) warga Wadung Asri Kecamatan Waru Sidoarjo pria yang kini menjadi buronan polisi lantaran menjadi menjadi marketing tanah kavling abal-abal di Sidoarjoyang ia tawarkan di media online dan mendirikan kantor pemasaran di Tulangan Sidoarjo mulai Januari 2016, tak hanya itu ia menjadi buronan lantaran telah membawa kabur uang milik konsumen perumahan sebesar Rp. 5 miliar.

Dalam kasus ini, ia melakukan penawaran anah kavling dengan ukuran 6 meter X 12 meter per unit yang akan dijadikan perumahan dengan harga Rp.25 juta, yang terletak di desa Kepunten Kecamatan Tulangan Sidoarjo dengan cara lewat media jual beli online OLX.

Dan etelah ditawarkan melalui media online dan mendirikan kantor pemasaran Tanah Kavling Rakyat yang berada di jalan Raya Kemanten Tulangan mulai Januari 2016 banyak para konsumen yang menghubungi tersangka dan memesan tanah kavling tersebut.

Wahyu Setiawan yang menjabat sebagai direktur utama Tanah Kavling Rakyat tersebut juga menjanjikan dengan surat perjanjian jual beli tanah kavling, namun surat perjanjian tersebut dengan nomer yang sama antara pembeli pertama dan pembeli berikutnya, setelah dilakukan pengecekan oleh 120 pembeli tanah kavling rakyat tersebut ternyata tanah yang di janjikan adalah tanah milik desa.

“Setelah ditawarkan di media online dan mendirikan kantor pemasaran di Tulangan Sidoarjo mulai Januari 2016 banyak para konsumen yang memesan tanah kavling tersebut, Wahyu Setiawan juga menjanjikan dengan surat perjanjian jual beli tanah kavling, nanum surat perjanjian tersebut dengan nomer yang sama antara pembeli pertama dengan pembeli berikutnya, setelah dilakukan pengecekan oleh 120 pembeli tanah kavling rakyat tersebut ternyata tanah tersebut milik desa,” ungkap Kasubag Humas Poresta Sidoarjo, AKP Samsul Hadi.

Dalam kasus ini pihak yang berwajib sudah melacak dan mencari keberadaan pelaku sampai ke luar kota, nanum upaya tersebut belum membuahkan hasil, kami harapkan pada masyarakat yang mengetahui keberaadan tersangka segera melapor ke Kepolisian terdekat. @lutfi