Tim Anti Bandit Sikat Jaringan Curanmor Antar Provinsi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Tim Anti Bandit Kasatreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar jaringan pelaku Curat (Pencurian dengan Pemberatan) dan kali ini tim anti bandit menangkap pelaku curat yang dalam aksinya bermoduskan pecah kaca.

Pelaku yang berhasil di tangkap oleh Tim Anti Bandit Kasatreskrim Polrestabes Surabaya yakni Hamdani (37) asal Ambon, yang sudah lama bertempat tinggal di Surabaya, pria yang bekerja sehari hari sebagai tukang parkir tersebut di duga pemimpin dari kompolotan ini, ia di tangkap di persembunyiannya di Desa Kebaron, Tulangan Sidoarjo.

Selain Hamdani petugas juga berhasil menangkap 2 orang pelaku lainnya, yakni Muhammad Irfan (34) seorang Debt Collector yang tinggal di Jalan Dupak Bangunsari VI Surabaya, dan Imam Safi’i (31), selaku penadah yang tinggal di Jalan Pulo Tegalsari Vl Surabaya. Namun ada 1 orang lagi yang saat ini masih dalam perburuan petugas (DPO), yaitu Ansori.

Setelah diketahui ternyata Hamdani adalah seorang residivis pada kasus yang sama pada Tahun 2012 di Polda Bali. Selain melakukan kejahatan di Surabaya, mereka juga melakukannya di Jakarta. Dari sana lah hingga petugas menyimpulkan bahwa pimpinan dari kelompok yang ditangkap Tim Anti Bandit ini adalah pelaku pecah kaca jaringan nasional, artinya tidak hanya di wilayah Surabaya saja.

Menurut keterangan AKBP Shinto BG Silitonga selaku Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, , komplotan Hamdani tersebut mengakui bahwa mereka sudah beraksi setidaknya di dua TKP (Tempat Kejadian Perkara) masing-masing ada di Jalan Wiyung Surabaya dan ada di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, tepatnya di depan Indomaret dan nanti kita bisa membagikan secara scientific evidence (bukti ilmiah) yang menyocokkan bahwa pelaku terekam di CCTV.

Selain mengamankan beberapa pelaku dari hasil ungkap kasus tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor Honda Vario nopol W-5485-ZX milik pelaku, dan hasil dari kejahatan berupa 1 unit HP merk Xiaomi, 1 unit HP merk Blackberry warna hitam, 1 unit HP lphone 5, 1 unit Camera Canon, dan 1 buah helm. Hingga akhirnya pihak yang berwajib akan menjerat para pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana 7 Tahun kurungan penjara. @lutfi