Viral Isu Penculikan Anak, Banyak Orang Gila Jadi Korban Salah Sasaran

Sumenep, BeritaTKP.Com – Setelah viral di sosial media hingga ke telinga masyarakat kasus permen dot jajanan anak anak yang di duga mengandung narkotika dan setelah di uji lab hasilnya ternyata negatif dan membuktikan kabar tersebut adalah hoax, kini viral pembritaan lagi yang cukup viral dan lagi lagi mengancam keselamatan anak anak.

Kasus penculikan anak, mungkin hal tersebut bukan hal asing lagi di telinga masyarakat namun kini semakin viral saja kabarnya, dan kali ini banyak menduga bahwa pelaku penculikan anak tersebut menyamar sebagai pemulung atau orang gila .

Dari sanalah banyak masyarakat yang semakin was was dalam menjaga anaknya, tak hanya itu masyarakat sekarang semakin sensitif apabila ada orang baru di lingkungan sekitarnya apalagi orang gila yang baru muncul di lingkungan nya, seperti yang kita lihat banyak orang gila yang menjadi sasaran kesalah pahaman masyarakat.

Warga yang mengetahui berita dengan adanya penculik anak yang menyamar sebagai orang gila beramai-ramai menangkap apabila mengetahui ada orang gila bahkan tak tanggung tanggu ada orang gila yang sampai di hajar oleh massa dan setelah itu menyerahkan ke polisi, lantaran orang tersebut berpenampilan acak acakan serta tidak membawa selembar kartu identitas dan mengetahui asalnya.

Untuk saat ini aat ini sudah tiga orang gila diamankan di Mapolres Sumenep, Ketiga orang gila tersebut ditangkap warga di tiga tempat berbeda dan satu diantaranya mengenakan baju pramuka. Dua orang gila ditangkap warga di Kecamatan Ganding yaitu di Desa Ketawang Daleman dan Dusun Laok Songai, Desa Bilapora Barat. Sedangkan satu lagi ditangkap warga di Desa Sema’an, Kecamatan Dasuk.

Polisi ingin memastikan ketiga orang tersebut benar-benar gila atau stres karena saat diperiksa mendapatkan jawaban yang ngelantur, Polisi berencana akan menyerahkan ketiga orang gila itu kepada Dinas Sosial Pemkab Sumenep agar dilakukan rehabilitasi, polisi juga menghimbau kepada masyarakat upaya tidak perlu khawatir atau resah terhadap adanya isu penculikan tersebut tapi tetap harus waspada. @red