Jember, BeritaTKP.com – Perjalanan truk bernopol S 9203 NC bermuatan pupuk bersubsidi yang hendak dijual ke Madura dihentikan polisi. Tak hanya itu, sopir dan kernet truk tersebut diamankan polisi. “Sabtu kemarin sekitar pukul 00.30 WIB, anggota kami saat patroli mengamankan truk bermuatan pupuk diduga bersubsidi dan hendak dijual ke luar daerah Jember, yakni ke kawasan Madura,” kata Kapolsek Mayang AKP Bejul, Minggu (13/11/2022) kemarin.

Kata Bejul, pupuk tersebut hendak dibawa dari Kecamatan Silo ke Pulau Madura. Terkait dengan jumlah keseluruhan pupuk, Bejul menyebutkan ada 8 ton pupuk yang diangkut di bak truk tersebut. “Untuk jumlahnya 8 ton,” katanya.

Penampakan truk yang membawa 8 ton pupuk bersubsidi.

Sopir truk yang diamankan, kata Bejul, bernama Abdul Rohman, warga Desa Sogiyem, Omben, Sampang, Madura. Sedangkan sang kernet, bernama M. Zainal, warga Desa Karang Pilang, Kecamatan Omben, Sampang, Madura. “Jadi, sopir mau pun kernetnya ini sama-sama orang Madura,” kata Bejul.

“Sedangkan untuk pupuknya, informasi sementara yang kita terima diangkut dari Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember,” sambungnya.

Terkait keberlanjutnya kasus tersebut, selanjutnya akan dilakukan oleh Satreskrim Polres Jember. Demikian juga barang bukti truk bersama sopir dan kernet juga dibawa ke Polres Jember. “Penanganan selanjutnya dilakukan Polres Jember. Sopir dan kernet juga dimintai keterangan di Polres Jember,” pungkas Bejul. (Din/RED)