Pacitan, BeritaTKP.com – Sebuah batu berukuran raksasa tiba-tiba jatuh dari tebing setinggi 30 meter di Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, hingga menimpa rumah, mobil dan motor milik warga. Akibat dari peristiwa tersebut, satu warga bernama Yayan yang saat itu berada di dalam rumah dilaporkan mengalami patah tulang kaki dan tangan. Yayan yang mengalami cedera pun dibawa ke RSUD dr Darsono untuk mendapatkan perawatan medis.

Kades Gegeran, Marischa Hendriyana, mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/11/2022) kemarin, pukul 19.25 WIB. Kawasan tersebut sempat diguyur hujan deras lebih dari 2 jam. Tiba-tiba sebongkah batu besar jatuh dari lereng gunung yang juga kompleks makam.

Sebongkah batu raksasa yang timpa rumah, mobil, dan motor warga Pacitan.

Tak berhenti di situ, batu masih terus menggelinding hingga menyeberangi jalan raya. Bongkahan batu baru berhenti setelah menghantam rumah milik Agus di seberang jalan. Tak ayal rumah lain yang ada di sampingnya juga terimbas.

“Upaya kita saat ini adalah membersihkan sisa bangunan yang rusak. Tentu saja kami berkolaborasi dengan forkompimcam, babinsa, bhabinkamtibmas, dan juga masyarakat,” katanya di sela kerja bakti bersama warga.

Sebelumnya, batu berukuran raksasa tiba-tiba jatuh dari tebing setinggi 30 meter di Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Batu itu menimpa rumah, mobil, dan motor.

Salah satu pemilik rumah bernama Susiri mengatakan saat kejadian dirinya sedang bekerja. Dirinya tidak menyangka rumahnya hancur. “Waktu kejadian saya kerja di pabrik. Tahunya ada teman yang datang kasih kabar terus saya pulang,” ucap pemilik rumah bernama Susiri.

Awalnya, kakek 3 cucu itu tak menyangka rumah yang dihuninya ikut rusak. Dirinya langsung syok begitu mendapati separuh hunian yang dia tinggali hancur tertindih batu sebesar truk. Beruntung tak satupun keluarganya cedera. “Alhamdulillah, keluarga saya lecet aja enggak. Tapi rumah saya ya begini kondisinya,” katanya dengan gemetaran.

Berlanjut hingga pukul 09.00 WIB hari ini, ratusan warga bersama TNI/Polri, BPBD, serta relawan masih melakukan gotong royong membersihkan puing bangunan. Sejumlah warga lain tampak mengatur lalu lintas karena lokasi kejadian berada persis di tepi jalur Pacitan-Ponorogo. (Din/RED)