Malang, BeritaTKP.com – Sumber keresahan yang selama ini menghantui para petani area Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang akhirnya segera berakhir. Jajaran kepolisian Polres Malang, Unit Reserse Kriminal Polsek Lawang ringkus dua pelaku curanmor berinisial K (22) dan S (29).

Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, kedua pelaku merupakan warga Dusun Blendongan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. “Dua orang pelaku curanmor ini sering melancarkan aksinya di area persawahan,” kata Taufik, Minggu (13/11/2022) kemarin.

Keduanya ditangkap petugas usai melancarkan aksi pencuriannya terhadap seorang kakek-kakek berinisial N, yang kesehariannya bekerja sebagai seorang petani. Kakek yang diketahui berusia 63 tahun tersebut merupakan warga asal Dusun Krajan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. “Kejadian pencurian yang dialami korban terjadi pada awal bulan lalu, tepatnya pada hari Selasa (1/11/2022),” jelas Taufik.

Taufik menjelaskan, kronologi awal mula peristiwa itu berlangsung saat korban berangkat ke ladang  pertanian dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Yakni honda Supra. Setibanya di lokasi, korban kemudian memarkirkan sepeda motor tersebut di sekitar ladang persawahan yang ada di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, lalu menjalani rutinitasnya sehari-hari yakni menggarap lahan sawan miliknya.

kedua pelaku curanmor telah diamankan di Polsek Lawang.

Namun ketika hendak pulang, korban yang saat itu menuju ke tempat parkir kendaraan, mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada di tempat semula. Kejadian ini pun akhirnya dilaporkan oleh korban ke Polsek Lawang.

“Berawal dari laporan itulah anggota Unit Reskrim Polsek Lawang kemudian melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan memeriksa beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian,” timpal Taufik.

Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian mengarah kepada dua orang pemuda. Yaitu K dan S yang pada akhirnya ditangkap polisi pada Jumat (11/11/2022). Pelaku bahkan tidak berkutik saat ditangkap oleh petugas. keduanya diamankan petugas di rumahnya masing-masing saat menjelang subuh.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor hasil curian milik korban. Dari penuturan kedua pelaku, rencananya motor tersebut hendak dijual. Namun belum laku, keduanya sudah terlebih dahulu diringkus polisi.

“Saat ini kasusnya masih dalam proses penyidikan, kami masih melakukan pendalaman. Kami menduga kedua pelaku ini sudah sering melancarkan aksi pencurian di beberapa lokasi lainnya,” terang Taufik.

Dari hasil penyidikan, kedua pelaku saling berbagi peran saat melancarkan aksinya. Sedangkan modusnya adalah menyasar kendaraan milik petani, yang terparkir di pinggir sawah saat pemiliknya menggarap ladang.

“Ketika beraksi kedua pelaku ini saling berbagi tugas. Satu orang pelaku berperan sebagai eksekutor untuk mengambil motor. Sedangkan (pelaku) satunya berperan memantau situasi di sekitar lokasi kejadian,” ujar Taufik.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan atau curat. Sedangkan ancaman hukumannya adalah tujuh tahun penjara. (Din/RED)