Jombang, BeritaTKP.com – Dua SD negeri di Jombang yakni SDN Tebel 1 dan SDN Ngampungan di Kecamatan Bareng menjadi lokasi kunjungan kawanan maling. Beruntung aksi para pencuri di SDN Ngampungan terpergok oleh penjaga sekolah. Sementara itu, Kepala SDN Tebel 1 yakni Sutarsih mengatakan pencurian di sekolahnya baru diketauhi di pagi hari tadi. Penjaga sekolah menemukan isi ruangan guru dalam kondisi berantakan saat akan bersih-bersih. “Yang dibobol ruangan guru. Kondisinya sudah berantakan semua,” kata Sutarsih, Senin (14/11/2022) kemarin.

Menurut Sutarsih, komplotan maling tersebut awalnya masuk ke dalam ruangan guru melalui jendela. Para pelaku memotong kaca jendela hingga terlepas dari bingkainya, kaca jendela ditemukan utuh di luar ruangan tersebut.

Kondisi ruang guru SDN Tebel 1 usai digasak maling.

Komplotan maling, lanjut Surarsih berhasil mencuri 1 tabung elpiji, 1 printer, serta peralatan pertukangan dari ruangan guru SDN Tebel 1. Peralatan pertukangan tersebut milik tukang bangunan yang memperbaiki gedung sekolah ini. “Kerugian printer Rp 2 juta lebih, elpiji Rp 150 ribuan, peralatan tukang sekitar Rp 700 ribu,” jelasnya.

Kasus pencurian di SDN Tebel 1 telah dilaporkan ke Polsek Bareng. Polisi juga sudah melakukan olah TKP, menggali keterangan para saksi dan menyita sejumlah barang bukti dari lokasi. “Yang dibawa polisi tadi kaca jendela dan selang regulator kompor elpiji,” terang Sutarsih.

Kapolsek Bareng AKP Trisula Hadi menuturkan pencurian di SDN Tebel 1 mengakibatkan kerugian Rp 3,5 juta. Berdasarkan hasil olah TKP, pihaknya memperkirakan pelaku masuk melalui jendela ruangan guru. “Pelaku masuk melalui jendela ruangan guru,” ungkapnya.

Sedangkan dari sisi SDN Ngampungan, aksi pencurian dilakukan pada Minggu (13/11/2022) malam lalu. Para pelaku sempat memotong kabel CCTV di sekolah negeri ini. Hanya saja aksi mereka terpergok oleh penjaga sekolah. “Kalau yang Ngampungan tidak sampai ada yang dicuri karena tepergok penjaga sekolah. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” tandasnya.

Hal yang sama terjadi sebelumnya pada 3 SD di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Kejadian yang terjadi hanya dalam satu pekan tersebut menyasarkan di SDN Wonosalam 3 pada Sabtu (5/11/2022), SDN Panglungan 2 pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 01.52 WIB, serta SDN Wonosalam 5 pada Jumat (11/11/2022) sekitar pukul 02.00 WIB. (Din/RED)