Indramayu, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Tarman tega membacok adik iparnya sendiri kejadian mengerikan itu terjadi di Indramayu, Jawa Barat.

Kini Tarman terancam hukuman seumur hidup. Tindakan brutal pelaku dilatarbelakangi sakit hati atas tingkah korban yang sering menyinggung perceraian.

Tarman, pria paruh baya asal Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu itu telah menyerahkan diri ke polisi usai membacok Sadiyah, yang merupakan adik iparnya. Tindakan ini merupakan pembunuhan berencana.

“Pelaku terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah, Selasa (15/11/2022).

Dari kasus pembacokan terhadap adik ipar itu, polisi sudah meminta keterangan 5 saksi. Salah satunya istri pelaku.

Polisi memastikan tindakan pelaku dilatarbelakangi sakit hati terhadap korban. Sebab, korban dianggap sering menyinggung perceraian.

“Motif sakit hati karena korban sering menyinggung masalah perceraian antara pelaku dengan istrinya yang merupakan kakak dari korban,” ujar Fitran.

Akibat peristiwa sadis tersebut, Sadiyah tewas. Korban mengalami luka bacok. Sumsum tulang belakang korban putus akibat sabetan golok.

“Hasil otopsi penyebab kematian akibat kekerasan sajam pada leher pagian belakang yang memotong sumsum tulang belakang dan menimbulkan pendarahan dan kerusakan saraf,” kata Fitran kepada detikJabar.

Sebelumnya, pembacokan sadis terjadi pada Minggu (13/11) dini hari di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Korban S yang merupakan adik ipar pelaku tewas di tangan kakak iparnya, T (47) dengan sebilah golok.

Sebelum kejadian, korban bersama kakak kandungnya R yang merupakan istri dari pelaku, pulang dari rumah saudaranya. Namun, belum sampai di pintu rumah, pelaku T (47) menghampiri korban dengan membawa sebilah golok.

Dengan sadis, pelaku membacok korban S di bagian leher belakang dan kepala. Korban pun terjatuh dari sepeda motor dan bersimbah darah.

“TKP tak jauh dari rumah korban. Ketika korban hendak pulang ke rumah, pelaku sudah menunggu dan langsung melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan sebilah golok,” kata Kasat Reskrim Polres Indramayu, Akp Fitran Romajimah, Senin (14/11/2022). (RED)