Ponorogo, BeritaTKP.com – Sebanyak 19 titik di Desa/Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, tertutup material longsor. Ada salah satu titik penting yang sayangnya juga tertutup material longsor, titik tersebut adalah jalur penghubung Ponorogo-Trenggalek.

Karena jalur tersebut tidak bisa dilalui, alhasil sejumlah pengendara yang hendak melintas terpaksa mencari jalur lain. Hal ini dilakukan, lantaran pembersihan material longsor secara manual masih dilakukan di lokasi. pembersihan tersebut dilakukan oleh polisi, TNI, camat, pemdes, dan masyarakat secara bergotongroyong.

Camat Ngrayun, Bambang Sucipto mengatakan, jikalau total ada 19 titik longsor di Ngrayun tersebut diakibatkan oleh hujan deras. Bambang merinci, 11 titik longsor itu ada di Jalur Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo dan Desa Tanggaran, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Lalu 8 titik di Jalur Tumpak Lego-Cepokok-Gajah.

Dia menjelaskan, longsor telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), agar alat berat segera diturunkan. “Saat ini masih manual untuk membersihkan material longsor supaya akses bisa dilewati,” tutur Bambang.

Menurutnya, jalan yang longsor merupakan akses utama bagi warga Ngrayun ke Trenggalek. Juga jalur alternatif warga Ponorogo ke Trenggalek.

Sementara Kades Selur, Suprapto berterimakasih atas kekompakan warga bersama petugas untuk segera membuka jalan. Gotong royong gabungan tersebut dikarenakan karena jalur tersebut merupakan jalur utama dan sangat dibutuhkan. (Din/RED)