Musi Rawas, BeritaTKP.com – Seorang pelajar SMP berinisial FD (14) ditemukan tewas dengan keadaan tertelungkup didalam selokan di Musi Rawas, Sumatera Selatan. Polisi menemukan luka sayatan pada leher korban dan polisi menduga FD adalah korban pembegalan.

Korban saat ditemukan

“Iya diduga korban curas (begal),” kata Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono, Rabu (16/11/2022).

Menurut Gusti, dugaan jika FD merupakan korban aksi pencurian dengan kekerasan lantaran ketika dilaporkan hilang FD tengah membawa sepeda motor. Saat jasadnya ditemukan, motor itu sudah tidak ada di TKP.

“Karena, (korban) sebelumnya pergi dengan mebawa motor,” kata Kapolres.

Informasi itu pun diperkuat dengan keterangan rekan korban pada Senin (14/11) lalu yang terakhir melihat sosok pria meminta diantar korban menggunakan sepeda motornya ke kawasan Desa G2 Dwijaya, untuk membeli air minum.

Di mana di lokasi korban ditemukan tewas, motor yang dibawa korban pada saat mengantar pria itu juga tidak ada. Polisi pun hingga kini masih menyelidiki keberadaan pria yang terakhir bersama korban tersebut.

Polisi menduga, jika pria itu yang telah membegal korban saat di perjalanan, menggunakan senjata tajam.

“Kita terus menyelidiki kemungkinan siapa pelakunya dan keberadaan pelaku yang terakhir minta antar korban itu,” jelasnya.

Sebelumnya, FD ditemukan tewas mengenaskan dalam selokan dengan luka sayatan di leher. Remaja berusia 14 tahun ini sempat dilaporkan hilang sejak Senin (14/11) lalu.

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP M Indra mengatakan, Jenazah korban ditemukan posisi telungkup dalam selokan persawahan kawasan Tugumulyo, pagi tadi, sekitar pukul 08.30 WIB.

“Ini kita masih di TKP. Informasi awal ada bekas luka sayatan di lehernya,” kata Indra.

FD, katanya, dilaporkan hilang pihak keluarga usai mengantar seorang pria yang tidak dia kenal pada Senin (14/11) sekitar pukul 13.30 WIB, lalu. Rekan FD yang kala itu bersama FD menyebut jika pria itu awalnya menghampiri mereka meminta air minum.

Karena air minum tidak ada, selanjutnya pria itu pun minta diantarkan FD, membeli air minum di kawasan Desa G2 Dwijaya. Namun sejak saat itu FD tak kunjung kembali. (RED)