Gudang Manufaktur Milik Perusahaan di Mojokerto Dilahap Si Jago Merah

Sejumlah petugas dari Polsek Ngoro datang untuk olah TKP.

Mojokerto, BeritaTKP.com – Si jago merah lahap bangunan gudang produksi milik PT Multi Lestari Texindo Anugerah yang ada di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (18/11/2022) kemarin malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Kasi Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati mengatakan saat terjadi kebakaran, ada beberapa karyawan di dalamnya yang masih melakukan proses produksi. Menurut keterangan dari salah satu karyawan, peristiwa tersebut baru disadari setelah listrik di dalam boumberi A4 tiba-tiba padam.

Namun tiba-tiba dibawah boumberi muncul percikan api yang kemudian membesar ke atas boumberi. Kasi Humas menjelaskan, api yang membesar tersebut kemudian menyambar kabel sebelah barat dinamo mesin boumberi tempat memasak bahan PVC.

Penampakan salah satu mobil PMK yang digunakan untuk memadamkan api pada gudang manufaktur di Mojokerto.

“Setelah itu api menjalar ke panel listrik mesin boumberi, api juga membakar mixer bahan PVC yang berada tepat diatas Boumberi yang berada di lantai 3. Bagian teknisi listrik pabrik langsung mematikan kontrol listrik yang berada di lantai 1 dan karyawan lain menghubungi Polsek Ngoro,” jelasnya.

Karyawan lain berusaha memadamkan api menggunakan apar yang ada di dalam perusahaan, berharap jika api bisa dijinakkan oleh mereka. Anggota Polsek Ngoro yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) lamgsung mengamankan TKP, sementara titik api yang masih belum pada berada di panel listrik.

Karena api tak kunjung padam, sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan gudang produksi perusahaan manufaktur tersebut. “Ada empat unit mobil PMK dari BPBD Kabupaten Mojokerto datang untuk membantu memadamkan api yang masih membakar panel listrik. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 21.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan, kerugian materiil masih dilakukan pendataan,” tegasnya. (Din/RED)