Pelaku Penusukan Pemulung di Jombang Mengaku Tusuk Korban Dalam Keadaan Mabuk

Jombang, BeritaTKP.com – Buntut kasus penusukan terhadap Samuji (43) seorang pemulung asal Desa Banjardowo. Polisi ancam hukuman kepada pelaku bernama Hendri Efendi (21), seorang supeltas asal Dusun Plosowedi, Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang dengan pasal 351 ayat 2 KUHP.

Saat diinterogasi oleh petuags, Efendi mengaku menusuk korban menggunakan pisau dapur yang ia ambil dari rumahnya. Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri. Penusukan yang dilakukannya ini dipicu oleh rasa sakit hati yang dirasakannya kepada pelaku.

Pelaku saat diinterogasi oleh polisi di Polsek Jombang Kota.

Kapolsek Jombang Kota AKP Soesilo, menjelaskan pelaku dengan korban ini saling kenal. Lantaran mereka berdua merupakan tetangga desa. Sehingga untuk melakukan aksinya, pelaku sempat minum minuman keras. “Dia (pelaku) habis minum minuman keras. Tapi keterangan dia (pelaku) cuman sedikit, mungkin karena itu,” ungkapnya, Sabtu (19/11/2022).

Lebih lanjut Soesilo menjelaskan penusukan ini terjadi di sebuah warung yang ada di Desa Banjardowo, tempat pelaku ditegur korban saat hendak menabrak anak kecil. “Kejadiannya jam 18.00 sore, TKP-nya itu di warung di Banjardowo, sedangkan rumah pelaku ini di Plosogeneng. Rumahnya ini perbatasan Desa,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Banjardowo Syamsudin Arief menjelaskan korban penusukan supeltas kini sudah membaik kondisinya. “Korban setelah kejadian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam, terus malamnya langsung pulang,” tegasnya. (Din/RED)