Kakek 69 Tahun di Banyuwangi Tewas Tertabrak KA Probowangi, Terungkap Sempat Tinggalkan Pesan ke Anaknya

Jenazah Sudarto disamping rel kereta api usia tertabrak KA Probowangi.

Banyuwangi, BeritaTKP.com – Seorang lansia bernama Sudarto (69), warga Dusun Karangbaru, Desa/Kecamatan Glagah, tewas tertabrak Kereta Api, pada Minggu (20/11/2022) kemarin siang di Km 5+9 petak jalan Rogojampi-Banyuwangi, Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan, Kabupaten Banyuwangi.

Korban diketahui tertabak kereta api Probowangi yang berangkat dari Kota Surabaya tujuan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi. Jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan.

Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin membenarkan bahwa telah terjadi sebuah kecelakaan kereta api yang terjadi sekitar pukul 12.13 WIB hingga menelan satu korban jiwa.

Kusmin menjelaskan, mengatakan fakta berdasarkan keterangan dari Kepala Stasiun Banyuwangi Kota, bahwa ada laporan dari Masinis Kereta Api Probowangi tentang adanya orang yang terserempet lokomotif kereta api dari samping kiri.

Dari kejauhan, korban sudah diingatkan berulang kali oleh masinis lewat klakosn KA Probowangi. Namun, korban tetap tidak menghindar. Hingga akhirnya korban tewas tertabrak KA Probowangi.

Surat yang ditinggalkan korban kepada anaknya.

Keluarga korban yang mendengar kejadian tersebut hanya bisa mengikhlaskan kepergian korban. Pihak keluarga berharap jasad korban yang sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan segera dimandikan dan dibawa ke rumah duka.

Sebelum kejadian tersebut, pihak keluarga korban mengaku bahwa korban sempat menulis pesan kepada anaknya pada secarik kertas. “Maaf Dian, tidak sempat pamit, saya akan jalan-jalan mencari udara segar. Ttd. Bapak,” bunyi pesan dalam kertas tersebut.

Tidak hanya itu, informasi dari keluarga korban, anak pertama korban diketahui mempunyai utang yang sangat banyak dan korban tidak sanggup menutup utang anaknya itu. “Tidak menutup kemungkinan hal tersebut menjadi beban oleh korban,” pungkasnya. (Din/RED)