Wanita di Lamongan Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Naik Motor

Lamongan, BeritaTKP.com – Karena tidak ingin kejadian buruk yang menimpa dirinya, menimpa wanita lain, seorang remaja perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual nekat menceritakan pengalaman pribadinya lewat media sosial.

Korban yang tidak diketahui namanya ini mengaku menjadi telah dilecehkan saat sedang berjalan mengendarai sepeda motor oleh seorang pelaku yang pastinya juga seorang pengguna sepeda motor.

Dalam pengakuannya di media sosial, korban menuturkan, pelaku memegang bagain tubuhnya yang sensitif dan kemudian kabur melarikan diri menggunakan motor.

Korban membenarkan kejadian yang dialaminya. “Gak papa, silahkan ditulis kronologi pelecehan yang saya alami, biar pelaku cepet ketangkep dan dapat efek jera,” kata, Selasa (22/11/2022).

Foto amatir berisi terduga pelaku yang berhasil ditangkap korban.

Menurut korban, kejadian yang dialaminya ini terjadi pada Senin (21/11/2022) kemarin sore, sekira pukul 15.00 WIB ketika korban bersama temannya baru saja pulang kantor berboncengan menaiki sepeda motor.

Peristiwa pelecehan itu, menurut korban, ia alami di sebelah Sanggar Pramuka, sebelum pabrik PT. Sampoerna yang ada di tepi jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya masuk dalam wilayah Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan.

Sementara, temannya pulang dari kantor, ada 2 orang pengendara motor yang berboncengan tiba-tiba mendekati mereka berdua.

Saat itulah salah satu pengendara kemudian melakukan perbuatan yang tak pantas, memegang bagian tubuh korban yang sensitif. “Mendekat dan bergerak begitu begitu cepat melakukan pelecehan, ” katanya.

Kejadiannya, di sebelah sanggar pramuka, sebelum pabrik rokok. Setelah kejadian itu ia bersama temannya sempat mengejar terduga pelaku ini. Namun upaya pengejaran yang dilakukan tidak membuahkan hasil. “Kami sempat mengejar, namun tidak bisa, dan pelaku kabur ke arah pertigaan Sumlaran dengan melawan arus dan berbelok ke utara arah Banjarmadu,” ungkapnya.

Meski tidak berhasil mengejar pelaku, korban mengaku mengenali ciri-ciri pelaku. Beberapa ciri pelaku tersebut diantaranya mengendarai motor Honda Vario warna putih dan tidak memakai helm.

Ciri lainnya, pelaku yang membonceng memakai jumper warna putih, celana pendek dan sandal jepit sedangkan pelaku yang dibonceng memakai jumper merah dan celana panjang. “Pelaku lawan arah, jadi foto yang beredar jadi blur,” ungkap korban.

Setelah kejadian itu, ia langsung menuju ke Mapolres Lamongan untuk membuat laporan ke polisi. Ia berharap dengan viralnya kasus ini, pelaku bisa tertangkap atau menyerahkan diri agar kejadian yang serupa tidka terulang kembali.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro membenarkan ada laporan yang masuk ke SPKT. “Ada dugaan pelecehan. Polisi sedang melakukan penyelidikan,” kata Anton. (Din/RED)