Ribuan Barang Bukti dari 246 Perkara Dimusnahkan oleh Kejari Jombang

Jombang, BeritaTKP.com – Sebanyak 119.908 butir pil koplo, 445.66 gram sabu-sabu, 0,19 gram ganja kering, 2 kardus berinisi alat hisap narkotika jenis sabu-sabu, 185 karton rokok tanpa pita cukai, dan alat judi dadu meliputi 3 lembaran angka dadu, 9 mata dadu, 2 tempurung beserta tutupnya, dimusnahkan pada Kamis (24/11/2022) pagi tadi di halaman belakang kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang.

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Tengku Firdaus menjelaskan pemusnahan barang bukti ini merupakan tugas dan fungsi kejaksaan, yang diatur dalam undang-undang nomor 16 tahun 2004 , sebagaimana diubah dalam undang-undang nomor 11 tahun 2001 tentang Kejaksaan. “Salah satu tugas kejaksaan itu melaksanakan eksekusi atas putusan yang telah berkekuatan hukum tetap,” ungkapnya.

Ia mengaku pemusnahan barang bukti ini disesuaikan dengan putusan pada periode bulan April hingga November. Ribuan barang bukti tersebut berasal dari 246 perkara yang terdiri dari perkara narkotika, undang-undang kesehatan, judi dan cukai.

Ia menyebut sebelumnya ada beberapa barang bukti perkara cukai yang sudah dititipkan ke kantor Bea Cukai Kediri untuk dilakukan pemusnahan. “Yang di Kediri itu sekitar 21 miliar total kerugian negaranya. Untuk perkara narkotika ada sekitar 500 sampai 600 juta. Ini untuk narkotika ada beberapa barang buktinya sudah dimusnahkan, untuk barang bukti di persidangan, nah ini tinggal sisanya yang kita musnahkan,” bebernya.

Ia mengaku ada peningkatan perkara cukai dari tahun sebelumnya. Selain itu masalah narkotika juga meningkat di tahun ini. “Ada peningkatan. Kalau perkara cukai saja ada 5 perkara dengan barang bukti yang luar biasa. Narkotika juga ada peningkatan,” pungkasnya. (Din/RED)