Tak Tau Apa Motifnya, Wanita asal Madura Nekat Terjun dari Jembatan Suramadu

Surabaya, BeritaTKP.com – Jembatan Suramadu memang selalu dijadikan tempat bunuh diri oleh sejumlah masyarakat yang memilih menyerah akan hidupnya. Baru-baru ini dikabarkan ada seorang perempuan bernama Ayu Risky Primatiningtyas (28), warga asal Jalan Lemah Duwur, Pejagan, Bangkalan, Madura, yang ternyata melakukan bunuh diri dengan menceburkan dirinya dari atas jembatan ke Selat Madura, pada Sabtu (26/11/2022) dini hari lalu.

Pihak kepolisian yang mendapati laporan tersebut mengaku belum tau apa motif yang didasari korban hingga nekat mengakhiri hidupnya tersebut. “Motifnya masih kita terus dalami. Kemarin kita minta keterangan orang tua korban, yang bersangkutan tidak ada masalah apa-apa,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Suryadi, Minggu (27/11/2022) kemarin.

Proses evakuasi mayat oleh petugas.

Mayat perempuan ini pertama kali ditemukan oleh anggota patroli Ditpolairud Polda Jatim pada Sabtu (26/11/2022) malam lalu dalam keadaan mengambang di Teluk Lamong. Jenazah korban yang sempat tidak diketahui identitasnya ini akhirnya dibawa ke RSU Dr Soetomo untuk diselidiki kepolisian.

Ditemukannya mayat perempuan ini bersamaan dengan beberapa jam sebelumnya saat Polsek Kenjeran menemukan motor Yamaha Mio nomor polisi L 5086 HM yang diletakkan di bentang tengah Jembatan Suramadu.

Petugas sempat menemukan dua Kartu Tanda Penduduk (KTP), handphone, dan sejumlah uang di lokasi tersebut. Barang bukti tersebut akhirnya dibawa ke Mapolsek Kenjeran.

Suryadi mengungkapkan, korban diduga melaju dari arah Bangkalan, Madura, ke lokasi tersebut. Ia berhenti di bentang tengah kemudian diduga menceburkan diri ke laut. Pihak kepolisian mendapat kabar langsung ke lokasi. Hingga akhirnya ditemukan jenazah korban di sekitar Pelabuhan Teluk Lamong.

Ia mengungkapkan, pihak keluarga sudah membawa pulang jenazah korban. Dari keterangan sementara keluarga korban, sebelumnya tidak ada tanda-tanda aneh. Korban juga berpamitan ketika berangkat kerja. Hingga akhirnya korban yang seharusnya pulang kerja, tidak juga pulang ke rumahnya. “Tidak ada masalah dengan keluarga. Mungkin ada masalah pribadi,” jelasnya. (Din/RED)