Miris! Modus Cari Adiknya, Komplotan Pencuri Tipu-Gasak Sepeda Milik SMP 6 Blitar

Blitar, BeritaTKP.com – Komplotan pencuri sepeda yang tengah beraksi di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, tega menipu dan membawa kabur sepeda kayuh milik seorang siswa SMP 6 Kota Blitar yang berinisial A-R yang tengah melintas di tengah jalan area sekitar.

Kompol Wahyu, Kapolsek Sananwetan Kota Blitar mengatakan peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu tersebut memang menyasarkan seorang siswa SMP dengan pelaku yang membawa kabur sepeda kayuh milik siswa SMP tersebut.

Peristiwa tersebut bermula saat korban sedang pulang dari sekolahnya dengan menggunakan sepeda kayuh. Saat tiba di jalan Sultan Agung, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, korban tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria dengan menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan kesaksian dari korban, pria tersebut bertanya dan meminta tolong untuk ikut mencari adiknya yang juga baru saja pulang dari sekolah. Dengan tidak menaruh curiga kepada pelaku, korban kemudian mengikuti pelaku menuju sebuah gang yang tidak jauh dari jalan Sultan Agung.

Nah pada saat berada di gang tersebut, korban dan pelaku bertemu dengan seorang pria yang berdiri ditepi jalan. Disana korban diminta oleh pelaku untuk menitipkan sepedanya ke pria tersebut dengan imbalan uang 50 ribu rupiah. korban kemudian diminta untuk berjalan kaki mengikuti pelaku yang menggunakan motor.

“Jadi korban itu digiring menuju sebuah gang dekat jalan raya, kemudian korban diminta menitipkan sepeda pada pria yang dikatakan pelaku sebagai temannya, namanya anak ya nurut aja” imbuh Kapolsek Sananwetan.

Oleh pelaku, korban diajak berkeliling kompleks perumahan. Setelah beberapa lama pelaku kemudian meninggal korban yang saat itu mengikutinya dengan jalan kaki. Setelah itu korban pun berinisiatif untuk mengambil kembali sepedanya ke pria yang ditemui di pintu masuk gang perumahan. Namun apa adanya sepeda dan pria yang ia titipi sudah melarikan diri.

“Teganya korban itu disuruh jalan kaki mengikuti pelaku satu kemudian ditinggal ditengah perumahan saat korban kembali untuk mengambil sepedanya, pelaku lainnya sudah membawa kabur sepeda miliknya” jelasnya.

Alhasil, korban pun terpaksa pulang dengan jalan kaki. Sesampainya di rumah, korban mengadu kepada orang tuanya bahwa sepedanya telah dibawa kabur oleh komplotan pencuri. Orang tua korban yang tidak terima langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sananwetan.

Sejumlah CCTV pun telah diperiksa oleh Unit Reskrim Polsek Sananwetan untuk mengetahui identitas pelaku. Penyelidikan juga terus dilakukan polisi agar segera menangkap komplotan pencuri sepeda itu, yang diduga berjumlah 2 orang. “Ini kami masih memeriksa dan mengumpulkan bukti rekaman CCTV, kami duga pelaku berjumlah 2 orang” pungkasnya. (Din/RED)