Polda Sumut Beberkan Perkembangan Terkini Kasus Apin BK

Medan, BeritaTKP.com – Polda Sumut membeberkan perkembangan dari kasus bos judi online Apin BK yang diamankan beberapa waktu lalu. Terakhir, polisi berhasil menyita aset Apin BK berupa 21 jetski, 2 speedboat dan satu kapal yact.

Bos judi online Apin BK

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra awalnya mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan penanganan perkara kasus tindak pidana asal yaitu permainan judi online dalam kasus tersebut. Dalam kasus ini, penyidik menetapkan Apin serta 15 anak buahnya sebagai tersangka.

Sementara untuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU), penyidik menetapkan Apin BK sebagai tersangka. Dalam kasus TPPU ini, penyidik berhasil menyita sejumlah aset mulai dari rumah, ruko, tanah milik Apin BK.

“Dari hasil yang kita tangani selama ini terkait dengan TPPU kita sudah amankan 26 aset berupa 26 rumah dan ruko yang ada di Deli Serdang dan Medan kemudian tiga aset tanah yang ada di Samosir,” ujar Panca, Rabu (30/11/2022).

Kemudian, penyidik melakukan tracing kembali. Penyidik menyita sejumlah aset berupa jetski, speedboat serta kapal dengan nilai Rp 5,8 miliar.

“Hasil penyitaan terakhir terkait aset tracing dari hasil kejahatan yang disimpan atau disamarkan oleh pelaku kejahatan untuk memperkaya dirinya ini ada 21 jetski dan 2 speedboat satu kapal yatc. Dua kapal speedboat ini ada di Danau Toba, sudah kita amankan dan sita,” ujar Panca

“Untuk kapal, speedboat dan jetski ini kta berhasil mengamankan dengan nilai Rp 5,8 miliar. Sebelumnya kita sudah rilis aset rumah dan sebagian itu sudah kita amankan Rp 153 miliar tambah Rp 5,8 miliar totalnya kita mengamankan kurang lebih Rp 158.680.000.000 (Rp 158,68 miliar),” ujar Panca.

Panca menyebut pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap hasil kejahatan yang dilakukan oleh Apin BK. Selanjutnya, Panca menuturkan bahwa sejak hari ini, berkas kasus perjudian tersebut sudah dinyatakan lengkap oleh pihak jaksa.

“Terhitung mulai hari ini penyidikan tindak pidana asal untuk kasus perjudian dengan tersangka Apin BK dan 15 orang lainnya yang melakukan tindak pidana perjudian online dinyatakan lengkap oleh teman-teman dari kejaksaan tinggi,” sebut Panca.

“Tugas kami selanjutnya akan menyerahkan tahap kedua untuk kasus pidana asalnya dan akan kami tuntaskan proses TPPU nya dan mudah-mudahan bisa P21 sehingga kita bisa bersama melihat dan menyaksikan persidangannya baik pidana asal maupun TPPU,” ujar Panca. (red)