Ibu-Anak di Jabar Sengkongkol Korupsi Dana Bos Miliaran Rupiah

ILUSTRASI

Bandung, BeritaTKP.com – Dugaan kasus korupsi dana bantuan operasional (BOS) senilai Rp 22 miliar diungkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Dalam kasus ini, ada persekongkolan antara ibu dan anak yang melakukan mark-up dana BOS tersebut.

Kamis (1/12/2022), persekongkolan itu dilakukan oleh EH yang kala itu menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Pemprov Jabar Tahun 2017/2018 dengan anaknya, MSA sebagai Direktur CV Arafah.

Dalam kasus ini, MSA menerima proyek dari ibunya, EH. Kemudian, EH mengatur mark up tersebut.

“Bahwa empat tersangka yang disebutkan, memang ada dua tersangka ada hubungan darah, MSA Direktur CV Arafah merupakan anak kandung salah satu tersangka, dalam hal ini saudari EH,” kata Asisten Pidana Khusus Riyono di Kejati Jabar, Jalan LRE Marthadinata, Kota Bandung, Kamis (1/12/2022).

Diketahui, kedua tersangka lain adalah AL yang merupakan Bendahara Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Pemprov Jabar Tahun 2017/2018 dan MK mantan Manager Operasional CV Citra Sarana Grafika.

Proyek yang didapatkan MSA ini bukan dikerjankan perusahaan miliknya, melainkan dikerjakan oleh perusahaan lain. Proyek yang didapatkan MSA sekitar Rp 900 juta. (red)