Sembuyikan Sabu Berbungkus Kondom ke dalam Anus, Pengunjung Lapas Madiun Diringkus Polisi

Madiun, BeritaTKP.com – Salah satu pengunjung Lapas Pemuda Madiun berinisial T, diamankan oleh jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim setelah kedapatan menyelundupkan barang haram berupa sabu dan ineks dalam bungkusan kondom. Yang membuat petugas tak habis pikir, T menyembunyikan sabu berbungkus kondom tersebut ke dalam duburnya.

Dari tangan pria asal Bangkalan, Madura tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti sabu seberat 28,62 gram dan 10 butir ineks. Saat ini, pelaku tengah diperiksa intensif untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim, Agung Krisna menyebut, penyelundupan narkoba itu dilakukan pelaku kemarin, dengan memanfaatkan layanan kunjungan terbatas yang disediakan Lapas Pemuda Madiun.

Pelaku T saat menunjukkan barang bukti sabu berbungkus kondom.

“Sesuai SOP yang berlaku, setiap pengunjung harus dilakukan pemeriksaan badan. Namun yang bersangkutan (T) ini sempat menolak diperiksa badannya oleh Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) sebelum melakukan kunjungan,” terangnya, Jumat (2/12/2022).

Melihat gelagat pelaku yang mencurigakan, petugas lantas mengamankannya di ruang pemeriksaan badan. Petugas semakin curiga karena pelaku malah marah-marah. Tak banyak pikir, petugas langsung melakukan penggeledahan badan kepada pelaku, dan mendapati hal aneh ketika memeriksa di bagian belakang bawah.

Setelah didesak, pria 46 tahun itu pun akhirnya mengaku. Dia pun mengeluarkan sendiri narkoba dari duburnya. Saat berhasil dikeluarkan, paket narkoba itu nampak lonjong memanjang. Pasalnya, pelaku membungkusnya dengan kondom.

“Di dalamnya terdapat 4 paket narkoba, 3 paket diduga jenis sabu masing-masing seberat 8,82 gram, 9,90 gram dan 9,90 gram. Satu paket lainnya berisi pil diduga jenis ineks sebanyak 10 butir,” jelas Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova Christiawan.

Ardian menjelaskan, pelaku awalnya hendak mengunjungi adik kandungnya yaitu seorang warga binaan Lapas Pemuda Madiun berinisial S. Pihaknya pun telah melakukan klarifikasi kepada S. “Saat ini S sudah kami tempatkan ke straft cell hingga proses penyidikan selesai,” ungkapnya.

Ardian menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Untuk itu, pihak Lapas Pemuda Madiun menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada Polres Madiun Kota. Namun jika bantuan pihak Lapas Pemuda Madiun masih dibutuhkan, mereka siap untuk membantu. (Din/RED)