Pesan Berantai Penculikan Anak Menyebar di Batam, Polisi Turun Tangan

ILUSTRASI

Batam, BeritaTKP.com – Sebuah pesan singkat dengan narasi adanya dugaan percobaan penculikan siswa di SD Darut Taqwa Bengkong beredar luas di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kejadian tersebut diketahui saat jam pulang sekolah, polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan tentang kabar yang tersebut itu.

“Assalamualaikum, ibu bapak saya dapat info dari wali murid siswa Darut Taqwa bahwa tadi sepulang sekolah, ada anak Darut Taqwa ditarik paksa oleh om-om yang tidak dikenal, untungnya anak tersebut berani melawan, kemudian pas dilihat anak tersebut rupanya orang yang menarik dia tadi itu tidak sendiri ternyata ada lagi kawannya yang menunggunya tidak jauh dari tempat kejadian. Mohon bapak ibu jangan terlambat menjemput anak-anak, di sekolah kami pihak guru akan memberikan penjelasan ke anak-anak tentang ramainya penculikan, dan di rumah tolong beri tahu ke anak-anak juga,” tulis pesan berantai yang viral seperti dilihat Kamis (1/12/2022). Tulisan sudah disesuaikan dengan EYD.

Kepsek Darut Taqwa, Nurdina membenarkan kejadian yang menimpa siswanya tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa tersebut dialami oleh salah seorang siswa berinisial R yang kini duduk kelas VI saat pulang sekolah.

Kata dia, peristiwa itu terjadi tidak jauh dari sekolah tersebut pada Senin (28/11) lalu. “Kejadiannya saat siswa pulang sekolah Senin sore kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Siswa yang hampir menjadi korban itu tengah pulang sekolah,” katanya ketika dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022).

Pihak sekolah mendapatkan informasi dari orang tua R yang mengadu hampir menjadi korban penculikan. Saat R pulang sekolah ia dihampiri seorang pria dengan mengenakan masker, jaket, serta headset. Pria tersebut langsung mendekap siswa itu dari belakang.

“Beruntung, siswa R ini melawan dengan menyikut dan dan menginjak laki-laki itu. Lalu R melepaskan diri dan berlari ke rumahnya yang tak jauh dari sekolah. Ini pertama kalinya. Selama ini belum pernah terjadi,” ujarnya.

“Pasca kejadian itu Kami dan Polsek Bengkong langsung mengumpulkan siswa pada Selasa dan memberikan penyuluhan agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal. Kemudian, para orang tua diminta turut memantau dan lebih baik menjemput anaknya masing-masing. Kami imbau ke orang tua dan anak-anak agar selalu waspada,” tambahnya.

Kapolsek Bengkong, Iptu Mardalis, mengatakan atas kejadian dugaan percobaan penculikan anak sekolah tersebut, pihaknya langsung melakukan pendalaman. Beberapa saksi juga telah diminta keterangan oleh polisi.

“Untuk kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Semoga secepatnya bisa kami ungkap,” kata Mardalis.

Untuk antisipasi kejadian serupa, Mardalis mengimbau kepada orang tua siswa agar waspada dan mengajarkan anak untuk tidak mudah percaya dengan orang yang tak dikenal termasuk menerima pemberian sesuatu yang ditawarkan.

“Jika ada sesuatu yang mencurigakan di lingkungan sekitar terutama di wilayah Bengkong bisa langsung menghubungi pihak berwajib,” ujarnya.

“Kami imbau keluarga dan terutama orang tua untuk ketat mengawasi anak dan lingkungan sekitarnya. Jangan cemas, harus tetap waspada terhadap anak-anak kita,” tambahnya. (red)