Keji! Suami di KBB Siram Istri Pakai Air Keras

Bandung Barat, BeritaTKP.com – Seorang perempuan bernama Dini Septi Widiyanti (37) asal Kampung Pos Wetan, RT 01/14, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi korban KDRT.

Foto kondisi korban pasca disiram air keras

Dinda disiram dengan cairan yang diduga berupa air keras oleh suaminya, DSD (31) pada Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Saat ini korban sudah ditangani secara intensif di RS Al Ihsan Bandung.

Aris Ardisoma (68) orangtua Dinda, mengatakan anaknya disiram oleh suaminya di jalan gang menuju rumah mereka. Saat itu pelaku menelepon anak mereka yang tinggal bersama korban dan berpesan ingin bertemu.

“Jadi istri saya bilang, katanya S (pelaku) mau pamitan, ngajak ketemu. Tapi dia nggak pamit ke rumah, malah di pinggir jalan. Nah saya juga nggak tahu ternyata Dini sudah bertemu sama pelaku,” ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (2/12/2022).

Aris mengatakan saat ia hendak menyusul anaknya, ternyata Dini sudah berlari ke rumahnya dalam keadaan basah kuyup disertai luka melepuh di sekujur tubuhnya. Pakaian korban juga sudah rusak akibat paparan cairan diduga air keras itu.

“Jadi dia pulang ke rumah, kulitnya mengelupas. Bajunya juga rusak. Saya langsung rangkul dia, dibersihkan dulu pakai handuk. Dia juga bilang sakit-sakit,” kata Aris.

Dini langsung dipakaikan baju kemudian dibawa ke RS Cahya Kawaluyan. Namun dari situ dirujuk ke RS Al Ihsan untuk ditangani lebih intensif akibat luka yang dideritanya.

“Jadi dibawa dulu pakai motor ke rumah sakit, karena kan kondisinya luka-luka. Sekarang sudah ditangani, jadi yang nunggu itu anak saya yang paling kecil sama suaminya,” tutur Aris.

Sementara itu Kapolsek Padalarang Kompol Darwan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait tindak KDRT yang dilakukan oleh suami terhadap istrinya tersebut.

“Betul kejadian kemarin ada tindak kekerasan oleh suami kepada istrinya menggunakan cairan diduga air keras sehingga korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya,” ungkap Darwan.

Pihaknya saat ini langsung melakukan penyelidikan untuk mengejar terduga pelaku yang kabur usai melakukan tindakan kekerasan tersebut.

“Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kalau warga atau keluarganya mengetahui informasi soal pelaku informasikan pada kepolisian,” ucap Darwan. (red)