Polres Sukabumi Bongkar ‘Truk Siluman’ Penguras Solar di Sukabumi

Sukabumi, BeritaTKP.com – Polisi berhasil membongkar sindikat penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Polisi berhasil mengamankan dua unit mobil berinisi ribuan liter solar bersubsidi hasil menguras.

DUA UNIT TRUK SILUMAN YANG DIAMANKAN POLRES SUKABUMI

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, dalam kasus ini polisi menetapkan tiga orang tersangka yaitu AG (35) warga Madura, YAS (39) warga Lampung dan S (21) warga Lampung. Dia mengatakan, informasi awal mengenai tindakan itu dilaporkan oleh masyarakat yang mencurigai aktivitas ketiga tersangka di Kampung Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Kami kemudian melakukan kegiatan lidik terhadap informasi tersebut. Dari hasil penyelidikan, pada hari Minggu (27/11) sekira pukul 16.00 berhasil dilakukan kegiatan pengamanan terhadap tiga orang tersangka dan beberapa barang bukti terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi ini,” kata Zainal di Mapolres Sukabumi Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (2/12/2022).

Zainal mengungkapkan peran ketiga tersangka. Pria berinisial AG selaku koordinator, kemudian YAS dan SS berperan sebagai sopir dua mobil truk jenis colt diesel warna kuning dan truk c box Isuzu warna putih yang sudah dimodifikasi.

“Ketiga orang ini merupakan warga luar daerah yang sudah melakukan pemetaan terhadap situasi dan kondisi di Kota Sukabumi. Pengakuan mereka, mereka hanya mengumpulkan BBM ini dan mengantarkan sampai dengan Cigombong (Tol Bocimi). Transaksi selanjutnya dilakukan oleh pelaku lain,” ungkapnya.

Dalam melancarkan aksinya, para tersangka mengisi BBM subsidi jenis solar seperti pada umumnya. Akan tetapi, truk tersebut sudah dimodifikasi dengan kapasitas yang lebih banyak dan melakukan pengisian rutin hingga tiga kali dalam sehari.

“Salah satu tersangka berinisial S menggunakan mobil truk box melakukan kegiatan pengisian di beberapa SPBU dalam kategori normal (100 liter). Pengisian BBM tersebut sudah ada sistem yang mengatur tangkinya, sudah dimodifikasi,” kata dia.

“Jadi BBM sudah diisi normal bisa tersedot ke dalam toren yang sudah disiapkan dalam truk box tersebut. Terdapat empat toren dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter, sehingga bisa dikalkulasikan dalam satu mobil 4.000 liter,” sambungnya.

Kemudian apabila sudah merasa cukup, mobil truk box itu dibawa ke Desa Babakan dan disedot lagi ke truk colt diesel yang sudah dimodifikasi hingga dapat menampung 8 ton atau 8.000 liter. BBM itu, kata dia, akan dikirimkan ke Jakarta.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka, mereka akan mengisi truk engkel 8 ton dan dilakukan pergantian sopir di Tol Cigombong. Kita tetap melakukan penyidikan dan pengembangan sampai sejauh batas pengetahuan mereka,” ucapnya. (red)