Selipkan Sabu Dalam Bilah Bambu, Polres Sukabumi Gulung 11 Pengedar Sabu

Sukabumi, BeritaTKP.com – Delapan buah bilah bambu dan plastik klip berisi sabu dipamerkan oleh Satresnarkoba Polres Sukabumi saat menggelar rilis pada awak media. Selain bilah bambu itu terdapat juga barang bukti lain berupa potongan sedotan yang juga digunakan untuk menyamarkan narkoba.

Di bagian lubang bambu sabu-sabu itu diselipkan, begitu juga dengan lubang sedotan. Fungsinya untuk membuat sabu-sabu itu aman dari cuaca saat ditempel atau diedarkan oleh pemiliknya.

“Itu sudah biasa mereka lakukan, dimasukan ke dalam bambu atau sedotan, biar samar sekaligus menjaga suhu sabu karena kan sabu memuai. Mempermudah saat diedarkan,” kata Kasat Narkoba AKP Enjo Sutarjo, Jumat (2/12/2022).

Penggunaan bambu berisi sabu kemudian ditempel itu diperoleh tersangka dari seseorang yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Pelaku yang di Lapas itu kemudian meminta kurir untuk memberikan sabu kepada pembeli.

“Si pembeli ini memesan kepada seseorang yang ada di Lapas, kemudian di Lapas ini menyuruh kurir, kemudian mereka pasang peta yang sudah ditentukan di suatu tempat, kemudian barang tersebut ditaruh dan diambil oleh pembeli,” ujar Enjo.

“Masih ada di tahanan dia (pengedar), targetnya orang yang telah ditentukan. Mereka sendiri menggunakan sabu itu alasannya untuk kerja supaya mereka kuat melek, biasanya yang kerja malam,” ujar Enjo.

Dalam data rilis yang diperoleh detikJabar, polisi sendiri mengamankan 11 orang tersangka diantaranya merupakan target operasi Anti Narkoba (Antik).

Tersangka yang berhasil ditangkap dalam rangkaian operasi tersebut yaitu :

Sebanyak 11 (sebelas) Orang Tersangka, 2 (dua) Orang tersangka sebagai Target Operasi (TO) Ops Antik dan 9 (tujuh) orang tersangka sebagai Non TO Ops Antik.

Tersangka kasus Sabu sebanyak : 8 orang (Lk 7, Pr 1)

  1. AH Als Figo (Tkp: Kec. Baros Kota Sukabumi) untuk perkara di Limpah Ke Polres Sukabumi Kota.
  2. GP (Tkp Kec. Warungkiara Kab. Sukabumi)
  3. PA als PUPUT (Tkp: Kec. Cikembar Kab. Sukabumi)
  4. PR Als UJANG (TO ANTIK) (Tkp : Kec. Cikembar Kab. Sukabumi)
  5. SA Als KUY Als YUDIS (TO ANTIK) (Tkp : Kec. Cidahu Kab. Sukabumi)
  6. IG Als NYONYO (Tkp: Kec. Cidahu Kab. Sukabumi)
  7. Y Als YUDIS Als TAMIM (Tkp: Kec. Surade Kab. Sukabumi)
  8. ES Als MEMET (Tkp: Kec. Surade Kab. Sukabumi)

Tersangka kasus Ganja :

Sebanyak 1 orang (laki-laki) AS Als POEK (Tkp: Kec. Jampang Tengah Kab. Sukabumi)

Tersangka kasus Obat Keras Terbatas (OKT) :

Sebanyak 2 orang (laki-laki)

  1. FA Als JEK (Tkp: Kec. Cikembar Kab. Sukabumi)
  2. AM Als OLE (Tkp: Kec. Cicantayan kab. Sukabumi)

“Terkait masalah yang disampaikan bahwa mereka menjual barang haram tersebut untuk kebutuhan ekonomi, dijual untuk kebutuhan sehari hari, yang perempuan itu pengedar, sasaran di sekitar Warungkiara,” pungkas Enjo. (red)