Aremania Demo Larang Keras Pembongkaran Stadion Kanjuruhan

Malang, BeritaTKP.com – Aremania dan Aremanita berbondong-bondong turun ke jalanan Kota Malang untuk melakukan demo larang keras pembongkaran Stadion Kanjuruhan, Malang sebelum tragedi Kanjuruhan diusut dengan tuntas dan adil. Sebab menurut mereka, Stadion Kanjuruhan adalah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilarang untuk dirusak apapun alasannya.

“Kami Aremania dan Aremanita tidak menyetujui pembongkaran stadion Kanjuruhan, karena itu merupakan tempat TKP,” ujar Aremania asal Oro-Orodowo Kota Malang bernama Muhammad Isrok, Minggu, (4/12/2022) kemarin.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu dikabarkan sejumlah pekerja bangunan mulai merobohkan pagar Tribun 13 Stadion Kanjuruhan. Aremania melarang pembongkaran itu sampai penyidikan dilakukan secara benar oleh polisi. “Kami tidak setuju, itu TKP, jangan dihilangkan,” imbuhnya.

Dalam Tragedi Kanjuruhan sebanyak 135 jiwa meninggal dunia. Mereka panik dan berdesakan akibat tembakan gas air mata. Selain itu, sebanyak 600 lebih suporter mengalami luka-luka akibat Tragedi Kanjuruhan.

Dalam tiga tuntutan utama yang Aremania suarakan, diantaranya adalah ‘tangkap para penembak gas air mata dan perwira tinggi yang bertanggungjawab penuh atas tragedi Kanjuruhan’. Aremania juga meminta penambahan pasal seperti pasal pembunuhan (338 dan 340 KUHP) dan menetapkan tragedi ini sebagai pelanggaran HAM berat.

“Ini terencana, kita lihat bagaimana gas air mata itu ditembakkan. Itu sudah jelas. Kita gak menyangka banyak wilayah yang ikut di aksi kita ini, kan memang awalnya Purwantoro Melawan. Tapi memang ini masalah bukan hanya di Malang saja, kita kawal semua,” tandas Aremania wilayah Ciliwung, Ahmad Shodiq. (Din/RED)