Modus Rayu dan Beri Uang Saku, Tukang Sayur Keliling di Mojokerto Cabuli Anak Tirinya

Mojokerto, BeritaTKP.com – Sejumlah personel Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polres Mojokerto amankan pria berinsial TN (54), warga Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, karena tega mencabuli anak tirinya, sebut saja Bunga (15), gadis belia yang masih menduduki bangku SMP.

Modus yang dilakukan pelaku untuk membujuk korban agar mau menemuinya yaitu dengan diberi uang saku. Namun harus korban sendiri yang mengambilnya, tanpa mengajak siapapun.

Percaya ajakan sang ayah tiri, korban lantas menemui pelaku di wilayah Desa Jabon. Oleh TN, korban diperintah menitipkan motornya di salah satu warung setempat.

TN, pelaku pencabulan terhadap anak tirinya.

Kemudian, pelaku membawa korban nongkrong di salah satu warung kopi yang ada di wilayah Dusun Jokodayoh, Mojoanyar. Nah dari sanalah, korban diberondongi sejumlah gombalan maut oleh pelaku.

Namun, korban tidak menanggapinya. Setelah acara ngopi selesai, korban diberi uang saku Rp100 ribu. Dalam perjalan pulang mengantar korban, pelaku terus merayu hingga keduanya berhenti di salah satu ruko kosong.

Pelaku pun melampiaskan nafsu gilanya pada korban hingga akhirnya korban memberontak dengan mendorong pelaku dan meminta diantar pulang. Sesampainya di rumah, korban kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada ibunya. Sang ibu yang tidak terima, melaporkan pelaku ke polisi sejak bulan April 2022 lalu.

Kanit PPA Sareskrim Polres Mojokerto Iptu Ari Dwi Widiastutik membenarkan, pelaku yang diketahui sebagai penjual sayur keliling itu dibekuk dirumahnya ketika pulang setelah melarikan diri. “Pelaku kami tangkap tanggal 25 November. Saat ini sudah diamankan di Mapolres,” kata Ari, Senin (5/12/2022).

Pelaku dijerat Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat 1 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pelaku terancam hukuman maksimal penjara 15 tahun tahun lamanya. (Din/RED)