Berhenti di Tengah Jembatan Suramadu WNA Tunisia Diduga Hendak Lompat ke Selat Madura

Suramadu, BeritaTKP.com – Jembatan Suramadu tepatnya di salah satu jalur motor yang berada di sisi tengah jembatan selalu digunakan tempat oleh sejumlah orang yang hendak mengakhiri hidupnya secara paksa. Baru-baru saja dilaporkan ada seorang pria berambut pirang dengan sweater abu-abu diduga hendak melompat dari atas Jembatan Suramadu. Tetapi aksi pria bule tersebut berhasil dihadang dan digagalkan oleh petugas dan pengendara yang berada di sekitar lokasi. di lokasi kejadian, Helm dan sejumlah benda lain seperti sepatu bahkan sudah ia lepas. Pria tersebut juga terlihat seperti menangis dan pasrah.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Suryadi membenarkan hal itu. Suryadi mengatakan ia langsung menuju lokasi dan mengkroscek hal itu begitu mendapat laporan. Kejadian itu sendiri terjadi sekitar pukul 07.55 WIB. “Iya, saya tadi ke lokasi bersama Panit Lantas (Polsek Kenjeran),” kata Suryadi.

Suryadi memastikan usai menggagalkan aksi pria pirang tersebut, ia lantas menenangkannya. Lalu, membawanya ke rumah sakit. Suryadi menyebut pria tersebut merupakan Warga Negara Tunisia yang mempunyai istri WNI dan tinggal di Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan yang didapat, Suryadi memastikan ada kesalahpahaman perihal bunuh diri yang diduga akan dilakukan WNA itu. Menurutnya, WN Tunisia tersebut tidak hendak melompat dari Suramadu. WN Tunisia tersebut mengaku hanya berhenti di sisi lajur motor.

Diduga WN Tunisia itu hanya mengalami depresi dan emosi akibat ada permasalahan rumah tangga dengan istrinya yang WNI. Kepada polisi, WN Tunisia itu mengaku berkendara dari kawasan Sedati, Sidoarjo menuju Jembatan Suramadu.

Karena pria bule tersebut berhenti di tengah Suramadu, membuat pengendara lain mengira bahwa WNA tersebut hendak bunuh diri dengan lompat ke laut. “Sama warga dikira mau bunuh diri, terus kita datang ke TKP. Setelah kami tanya, ternyata dia ngaku tidak bunuh diri, tapi cuma berhenti saja di atas sana dan berkendara jauh setelah ada masalah rumah tangga sama istrinya,” tuturnya.

Suryadi menegaskan, WN Tunisia itu dalam kondisi kejiwaan normal. Ia mengaku, hanya mengalami emosi sesaat saja. “Cuma emosi lalu pergi dari rumah, dia juga bukan WNA yang pencari suaka, tapi asalnya dari Tunisia dan nikah dengan WNI,” tutup Suryadi. (Din/RED)