Demi Mantan Suaminya, Wanita Ini Nekat Selundupkan Pil Koplo dalam Sarung ke Lapas Kediri

Kediri, BeritaTKP.com – Sejumlah paket sarung berisi ribuan pil koplo dicoba selundupkan oleh seorang wanita berinisial YN (38), warga asal Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, ke dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas IIA Kediri, pada Jum’at (9/12/2022).

Total 12 sarung dan Al-Quran yang ditujukan pegawai honorer di salah satu rumah sakit umum Kota Kediri tersebut untuk warga binaan lapas bernama Idris (38), mantan suaminya yang tervonis 6 tahun akibat kasus narkoba.

Petugas Lapas Kediri saat menunjukkan foto barang bukti paket narkoba yang diselundupkan ke dalam sarung.

“Temuannya itu kita melalui X-Ray, yang dapat mencurigakan. Maka dari itu kita ambil alih ditarik lagi dari X-Ray dan diulang sampai empat kali. Patut kita curigai karena dilihat di gambar itu sangat mencurigakan,” ungkap Hanafi, Jumat (9/12/2022).

Benar saja, saat itu petugas mendapati bungkusan berisi total 1.526 butir pil koplo jenis double l yang diletakkan dalam tiga lipatan sarung baru yang masih terbungkus plastik. Juga tiga unit ponsel dan layar HP di masing-masing empat sarung lain.

Kondisi bungkusan yang nampak rapi dan seperti baru didapatkan dari toko itu yang membuat petugas layanan kunjungan sempat tidak merasa curiga dengan paket tersebut.

YN, pengirim paket sarung isi narkoba ke Lapas Kediri diperiksa polisi

“Selain dibungkus dalam sarung, juga pakai alumunium foil yang berlipat-lipat mungkin sampai 5 bungkus,” tambahnya.

Sementara Kasat Resnarkoba Polres Kediri Kota, AKP Ipung Hariyanto mengatakan, usai mendapat laporan dari lapas, pihaknya langsung mengamankan YN di rumahnya.

YN yang telah bercerai sekitar 1 tahun lebih dengan Idris itu masih diperiksa. “Sekarang masih dalam pemeriksaan, masih kita dalami terkait barang tersebut,” terang Ipung.

Diketahui, Idris sudah dua kali dihukum karena perkara kasus narkoba. Pada hukuman kali ini dia divonis 6 tahun penjara serta telah menjalani hukuman selama 4 tahun. Karena peristiwa ini, Idris kini dimasukkan oleh petugas lapas ke sel khusus sembari terus dilakukan pemeriksaan lanjutan. (Din/RED)