Bupati Bangkalan dan 5 OPD Ditahan KPK, Plt Mohni Tunjuk 5 Pengganti Kepala OPD Baru

Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan, BeritaTKP.com – Sehari setelah penangkapan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, dan juga kelima pejabat OPD oleh KPK, Wabup Mohni ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Bangkalan oleh Wagub Jatim Emel Elistianto Dardak, pada 8 Desember 2022 lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan Mohni yang diberi kewenangan tersebut memilih menunjuk lima pejabat sebagai plt kepala organisasi perangkat daerah (OPD) baru yang sebelumnya ditahan juga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kelima kepala OPD sebelumnya berstatus nonaktif dan ditahan KPK lantaran terjerat kasus dugaan suap jual beli jabatan di Pemkab Bangkalan.

Mohni menyerukan, bahwa keputusannya memilih OPD baru tersebut karena tidak ingin pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. “Karena itu, agar kinerja Pemkab Bangkalan tetap bisa berjalan dengan baik, maka kekosongan jabatan harus diisi,” kata Mohni, Senin (12/12/2022).

Kelima pejabat OPD yang ditahan KPK antara lain Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan Agus Eka Leandy, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan Wildan Yulianto, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan Achmad Mustaqim.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bangkalan Hosin Jamili, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bangkalan Salman Hidayat.

Adapun sejumlah pejabat yang ditunjuk sebagai plt lima pimpinan OPD masing-masing yaitu Rizal Morris, Rizal Mardiansyah, Rudiyanto, Qorry Yuniastuti, dan Bambang Budi Mustika.

Kelima pimpinan OPD nonaktif di lingkungan Pemkab Bangkalan tersebut ditangkap KPK pada 7 Desember 2022 bersama Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atas kasus dugaan suap jabatan. (Din/RED)