Satresnarkoba Polrestabes Medan Tangkap Sopir Pembawa 1,3 Ton Ganja

Medan, BeritaTKP.com – Anggota Satresnarkoba Polrestabes Medan mengamankan seorang pria warga asal Aceh bernama Mawardi (23) yang kedapatan membawa 1,3 ton ganja kering. Dia (Mawardi) ditangkap saat berada di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, saat mengendarai mobil box berisi ratusan paket ganja siap edar.

paket ganja kering asal Aceh yang diamankan Polrestabes Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda mengatakan, pihaknya sudah sebulan mengintai jaringan penyelundupan ganja dari Aceh ke Sumut, terutama ke Medan. Mereka kemudian mencurigai mobil box yang dikendarai Mawardi.

Mobil itu lantas diberhentikan dan digeledah pada Senin (12/12) malam kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi menemukan ratusan paket ganja dari dalam mobil itu. Ada juga yang terbungkus dalam 36 karung goni.

“Di dalam satu goni ada 27 paket. Sehingga bila dikalikan ada 972 paket di dalam 36 goni. Untuk total jadi 1.338 paket dengan berat per paket 1 kg. Artinya ada 1,3 ton,” kata Valentino, Selasa (13/12/2022).

Sejauh ini, polisi masih mendalami keterangan Mawardi. Pihaknya juga masih memburu rekan Mawardi, Bayu yang disebut bersama kurir itu dari Aceh.

Mawardi mengatakan awalnya dia berangkat bersama seorang kawannya bernama Bayu dari Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.Mereka berangkat dari sana pada Senin subuh.

“Kami berangkat Senin (12/12) dari pukul 04.00 WIB. Sopirnya Bayu,” kata Mawardi.

Keduanya berangkat menggunakan mobil box dengan nomor polisi BL 8237 HC. Mawardi mengaku tahu bahwa di dalam mobil tersebut ada paket ganja yang dibawa.

Mereka pun berangkat ke Medan. Mawardi mengaku mendapatkan pekerjaan itu dari Bayu yang merupakan temannya sesama sopir penumpang di Aceh.

Sesampainya di Medan, tepatnya di minimarket dekat lampu merah Simpang Pos, Bayu menghentikan kendaraannya. Setelah itu, Bayu menyuruh Mawardi untuk melanjutkan perjalanan sendiri.

“Saya disuruh Bayu mengantarkan paket ini ke SPBU kawasan Asrama Haji. Saya diberikan uang cash Rp 2 juta dari Bayu,” sebutnya.

Mawardi kemudian melanjutkan perjalanan ke tujuan yang ditunjuk Bayu. Tak lama berselang, polisi langsung menciduknya. (red)