ART Korban Penyiksaan Majikan di Apartemen Jaksel Dirujuk ke RS Polri

Pemalang, BeritaTKP.com – Asisten rumah tangga (ART) asal Pemalang, berinisial SKH alias I (23) yang menjadi korban penganiayaan majikannya akhirnya dirujuk ke RS Polri Dr. Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur. ART asal Desa Kebanggan, Kecamatan Moga, itu sebelumnya dirawat di RSUD Dr M Ashari Pemalang.

AMBULANS PEMBAWA ART KORBAN PENGANIAYAAN MAJIKAN

“Betul, karena TKP di Jakarta dan pihak keluarga setuju, tadi dirembuk keluarga dan kepolisian, akhirnya kami rujuk ke Jakarta,” kata Direktur RSUD Dr M Ashari Pemalang, Aris Munandar, Rabu (14/12).

Untuk diketahui, SKH menjalani perawatan intensif di RSUD Dr M Ashari Pemalang sejak Jumat (9/12), setelah dievakuasi oleh Polres Pemalang.

Diberitakan sebelumnya, Aris menyatakan kondisi korban sudah membaik. Kedua pergelangan kaki korban yang sebelumnya mengalami luka bakar sudah dibalut perban.

Kakak korban, Heri Irawan membenarkan adiknya dibawa ke Jakarta untuk lebih memudahkan proses pemeriksaan dan juga penyembuhan. Irawan mendampingi adiknya selama di Jakarta.

“Ya, dibawa ke Jakarta atas permintaan Polda Metro Jaya, untuk pemeriksaan sekaligus pemulihan,” kata Irawan.

Irawan mengatakan, adiknya sudah tiga tahun bekerja sebagai ART di Jakarta. Terakhir, adiknya bekerja di rumah majikan yang menganiayanya setelah diajak oleh makelar agen jasa penyaluran ART.

“Bekerja bolak-balik menjadi ART sudah tiga tahunan. Yang ini (hingga mengalami penyiksaan) diajak makelarnya,” ungkapnya.

Kepala Desa Kebanggan, Kecamatan Moga, Sarino, berharap agar para pelaku penganiayaan itu dihukum maksimal.

“Saya sebagai keluarga korban berharap dari pihak berwajib yang berkuasa seadil-adilnya untuk keluarga saya,” kata Sarino yang juga kerabat SKH saat ditemui detikJateng.

SKH dibawa ke Jakarta menggunakan mobil ambulans RSUD Dr M Ashari Pemalang yang dikawal oleh mobil polisi. (red)