Buat Resah Warga Setempat, Seoramg Pria Diamankan Polisi

Sukabumi, BeritaTKP.com – Kerap membuat resah warga, seorang pria berinisial AS terpaksa harus diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Nagrak.

Pelaku diketahui kerap membawa senjata tajam dan sebuah Air Gun. Polisi menggeledah rumah pelaku dan menemukan berbagai jenis senjata tajam yang sebagian sudah di modifikasi oleh pelaku.

Salah satu senjata tajam yang unik adalah berupa sebuah tongkat narsis (tongsis) dengan ujung mata pisau dan sebuah air gun berpeluru gotri. Kepada awak media, Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat memamerkan sejumlah senjata tajam yang disebut sebagai milik pelaku.

Tongsis bermata pisau milik AS yang diamankan polisi

“Kita amankan seorang pelaku dengan inisial AS karena meresahkan warga, malah pernah melakukan satu letupan senjata jenis Soft Gun (Air Gun), sehingga kaca jendela tetangganya pecah,” kata Teguh, Rabu (14/12/2022).

Teguh mengatakan ia mendapatkan laporan dari personel Bhabinkantibmas Desa Darmareja di wilayah hukum Polsek Nagrak yang langsung ditindaklanjuti dengan penangkapan pelaku. Petugas juga menggeledah rumah dan sekitar kediaman pelaku.

“Kami kebetulan mendapat informasi itu dari Bhabinkantibmas yang melapor, saat itu juga saya memerintahkan untuk segera mengecek ke lokasi pelaku tersebut. Saat itu pula jajaran polsek, kanit reskrim dan kanit intel dan Bhabinkantibmas melakukan penggeledahan di rumah pelaku,” ujar Teguh.

“Di dalam rumah kita temukan sebilah golok, satu pisau yang sudah di modifikasi menggunakan tongsis (tongkat narsis), yang seharusnya untuk handpone entah seperti apa motifnya nanti, pisau ini bisa memanjang dan memendek. Terlihat juga bahwa di meja ini ada pisau lipat pisau dapur dan kapak kecil di modif juga, lalu sebilah arit,” sambungnya.

Polisi juga memperlihatkan dua butir peluru aktif. Peluru itu ditemukan polisi dari saku jaket pelaku. Terkait kepemilikan peluru itu, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Yang menarik kita mendapatkan dua butir peluru aktif ukuran 9,9 milimeter untuk di senjata jenis glock, ini soft gunnya (Air Gun) saya menemukan di samping rumah di pekarangan di bawah kain,” jelasnya.

Air gun yang diperlihatkan polisi terlihat lengkap dengan dus, terdapat tulisan Air Gun dan logo bintang palu dan arit. Belum diketahui keberadaan logo itu apakah merupakan logo merk dari air gun tersebut atau bendera negara tertentu.

Menurut Teguh, hingga saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari pelaku. “Kami masih dalami untuk mengetahui arahnya seperti apa, pelaku kita jerat dengan Undang-undang darurat, dimana diketahui pasal 2 ayat 1 UU darurat RI 1951 ancaman 12 tahun penjara,” ucap Teguh.

Sementara itu, Kades Darmareja Cecep membenarkan bahwa pelaku kerap meresahkan di desanya. Banyak keluhan soal kelakuan pelaku yang diadukan warga.

“Saya belum sampai ke sana, soalnya dia jarang berkomunikasi dengan warga setempat. Dia meresahkan kemarin meresahkan sekali karena selalu bawa golok,” singkat Cecep. (red)