Selain Sajam Yang Telah Dimodifikasi Polisi Juga Temukan Jimat Milik Pria Pembuat Resah Warga di Sukabumi

Sukabumi, BeritaTKP.com – Sebuah benda unik berwarna hitam dihiasi dengan tulisan arab dan berbahan kulit sintetis turut ditemuk pihak kepolisian dibawah jok motor milik AS yang diamankan polisi.

AS yang diciduk polisi karena memiliki berbagai jenis senjata tajam yang telah dimodifikasi sedemikian rupa dan hal itu membuat warga setempat menjadi resah. Salah satunya tongkat narsis (tongsis) bermata pisau.

benda diduga jimat milik AS yang turun diamankan pihak kepolisian

Kepada polisi pria berusia 43 tahun itu mengaku membawa benda diduga jimat tersebut untuk jaga diri. Hingga kini kepolisian masih menggali keterangan dari AS yang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Nagrak, Resor Sukabumi.

“Untuk sebuah kotak bertuliskan huruf Arab yang ditemukan di sepeda motor di bagasi sepeda motor. Menurut keterangannya untuk jaga-jaga melalui supranatural atau bagaimana,” kata Aipda Ariek Derly Boy, Panit Reskrim Polsek Nagrak kepada detikJabar, Rabu (14/12/2022).

Di kotak mirip bungkusan itu terlihat tulisan arab dan simbol pedang. Terdapat juga gambar sepeda motor. Polisi juga menunjukan benda tersebut kepada awak media saat menggelar rilis penangkapan pelaku.

Selain benda diduga jimat itu, pelaku juga diketahui sengaja mengkoleksi berbagai jenis senjata tajam. Selain tongsis bermata pisau, sebuah kapak kecil hingga arit juga dimiliki oleh pelaku. Selain itu Air Gun berpeluru gotri juga diketahui dibuatkan peredam oleh pelaku yang diketahui kerap berbuat onar tersebut.

“Menurut keterangan istri pelaku ini sudah mencoba untuk merakit, namun tidak berhasil, si soft gun (Air Gun) ini pengakuannya dibuang tapi bisa kita temukan.Dirakit hanya untuk iseng, untuk peredam ini peredamnya (menunjukan besi berbentuk semacam tabung). Peluru gotri, kalau bawaannya toko seperti ini,” kata Kapolsek Nagrak, Iptu Teguh Putra Hidayat.

Saat ditanya soal pelaku yang menyimpan senjata berikut Air Gun, Teguh menyebut pelaku memang sengaja mengoleksi barang-barang tersebut.

“Informasi dia untuk koleksi, bahwa semua ini koleksi, keterangan istri dan tetangga rumahnya bahwa apabila pelaku marah dia selalu memegang senjata sebilah golok. Pelaku ini membawa softgun menembak ke samping kena kaca tetangga,” ujar Teguh. (red)