Keji! Kakek di Padang Pariaman Bunuh-Kubur Anak Tiri di Belakang Rumah

PADANG PARIAMAN, BeritaTKP.com – Aksi pembunuhan sadis menggegerkan warga Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Pembunuhan itu dilakukan oleh seorang kakek yang diketahui bernama Burak (83), tega membunuh anak tirinya berinisial RE (43) saat tidur.

TKP KUBURAN ANAK TIRI YANG DIBUNUH OLEH KAKEK

Usai membunuh anak tirinya, jasad korban dikubur oleh pelaku di halaman belakang rumah. Pembunuhan sadis itu, menurut Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP M. Arvi terjadi pada Senin (12/12/2022), dan baru terungkap pada Jumat (16/12/2022).

“Sekitar pukul 05.00 WIB korban tidur di atas kasur yang mana dalam rumah itu dihuni mereka berdua. Lalu, tiba-tiba dibacok dengan senjata tajam jenis parang hingga meninggal oleh pelaku,” kata Arvi.

Tidak hanya itu, usai melakukan aksi pembunuhan, pelaku langsung menggali liang lahat untuk mengubur korban di belakang rumahnya. Arvi menyebutkan, terungkapnya kasus pembunuhan ini berkat laporan dari adik korban kepada polisi.

“Adik korban menanyakan dimana keberadaan kakaknya RE kepada pelaku dan dijawab bahwa kakaknya sedang pergi ke Medan, Sumatera Utara. Atas jawabannya itu timbul kecurigaan, karena ada bekas darah di sekitar tempat tidur korban. Lalu adik korban melapor pada wali nagari setempat, dan warga, sehingga mereka langsung membuat laporan pada kami,” kata Arvi.

Mendapatkan laporan itu, Satreskrim Polres Pariaman, langsung menuju TKP dan melihat ada kejanggalan.

“Kami lakukan pemeriksaan di TKP, dan kami curiga ada tanah di belakang rumah terlihat ada bekas galian. Kami gali menggunakan alat seadaanya, dan pada kedalaman 20 cm, kami temukan jasad korban,” ungkap Arvi.

Ketika diinterogasi, kata Arvi, pelaku berkilah telah melakukan pembunuhan, tapi berkat kelihaian petugas akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

“Pelaku dan barang bukti telah kami amankan. Sedangkan jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk penyelidikan,” katanya.

Berdasarkan kronologis, kejadian pembunuhan ini bermula ketika terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban, sehingga menimbulkan dendam pada pelaku. Kemudian, pelaku berniat menghabisi nyawa korban. (red)