Tiga Bocah Pemberani Gagalkan Aksi Pencurian Dapat Penghargaan dari Kapolresta Banjarmasin

Banjarmasin, BeritaTKP.com – Kepala Polresta Banjarmasin, Kombes Sabana Atmojo memberikan penghargaan khusus kepada tiga bocah pemberani yang telah berhasil menggagalkan aksi pencurian ponsel hingga si pelaku diamankan warga setempat.

Menurut Sabana, aksi berani tiga bocah itu dapat menginspirasi masyarakat untuk berani melawan aksi kejahatan.

“Aksi tiga bocah yaitu Fajar Farulian Lubis, Muhammad Kienan Abgari dan Muhammad Nazriel Ilham sangat heroik sehingga layak diapresiasi sebagai bentuk mendukung tugas polisi memelihara kamtibmas,” kata dia, saat menyerahkan penghargaan di halaman Polsek Banjarmasin Utara, Selasa (20/12/2022).

Selain ketiga bocah, salah satu orangtua Erwin Awaludin Lubis juga diberikan penghargaan serupa karena turut mengamankan pelaku dengan sigap.

Sabana berharap apresiasi terhadap masyarakat atas partisipasinya membantu tugas kepolisian dalam memelihara kamtibmas dapat semakin memotivasi warga lainnya untuk ikut peduli serta mau berperan aktif dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Polisi, kata Sabana, tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran serta masyarakat yang peduli dengan keamanan di lingkungannya masing-masing.

“Minimal setiap orang dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri, itu yang kami harapkan,” kata Sabana.

Aksi penggagalan pencurian ponsel itu terjadi di Kompleks Herlina Perkasa Batu Giok Raya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu pagi (18/12/2022).

Videonya pun viral di media sosial dan mendapat respons positif dari masyarakat karena dilakukan oleh ketiga bocah yang rata-rata berusia 10 tahun.

Peristiwa bermula ketika Fajar yang bermain bersama kedua temannya itu didekati pelaku SP (23) yang kemudian merampas ponsel korban.

Namun korban melawan dan langsung berteriak dibantu juga kedua temannya hingga orang tua mereka datang menangkap pelaku. Pelaku kini sudah ditahan dan diproses hukum dengan jeratan pasal 362 KUHP. (red)