Mahasiswa Yang Dilaporkan Tenggelam Saat Berenang di Pantai Dorpedu Akhirnya Ditemukan

Ternate, BeritaTKP.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), menyatakan seorang mahasiswa bernama Ulil Absar (19) dinyatakan hilang saat berenang di Pantai Dorpedu, Ternate, pada Minggu (18/12/2022) kemarin akhirnya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengampung.

Seorang mahasiswa bernama Ulil Absar (19 tahun) dinyatakan hilang saat berenang di Pantai Dorpedu pada 18 Desember 2022 ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung pada Selasa (20/12/2022) malam

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman, mengatakan, tim SAR gabungan yang sedang melakukan operasi SAR langsung bergerak ke titik penemuan korban untuk melakukan proses evakuasi.

Menurutnya, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Polsek Pulau Ternate dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk di bawa ke rumah duka di kelurahan Kayu merah. dengan menggunakan ambulans RS Bhayangkara.

Dia mengatakan, operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga operasi SAR.

“Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut  dengan titik koordinat 00″44’98 U 127,198,320 E di Perairan Jambula,” kata Fathur di Ternate, Rabu (21/12/2022).

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mencari seorang remaja berstatus mahasiswa bernama Ulil Absar (19 tahun) yang dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Dorpedu, Kota Ternate pada 18 Desember 2022.

Saat itu, korban bersama teman-teman kampus pergi ke pantai Kelurahan Dorpedu untuk berekreasi dan korban berenang ke tengah laut. Karena ombak besar, kedua korban terseret ke tengah laut, satu orang berhasil diselamatkan dan satu orang dalam pencarian.

Ia mengatakan, setelah mendapat laporan satu tim rescue Basarnas bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan koordinasi dan pencarian terhadap korban.

“Korban saat berenang di Pantai Dorpedu bersama rekannya bernama Riski M Nur (18 tahun) dan saat dievakuasi menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan,” demikian Fathur Rahman. (red)