UANG RAKYAT DIBIKIN BANCAKAN, PANITIA DI DUGA MENIKMATI

Nganjuk, Berita TKP.com – Pembagian dan penyerahan sertifikat di Kantor Desa Ngepung, Kec. Patianrowo, Rabu ,28 Desember 2022  yg dimulai sejak pagi yang dihadiri oleh ratusan masyarakat silih berganti serta didampingi oleh beberapa petugas dari  Kepolisian dan Koramil setempat serta berbagai elemen masyarakat. Pada acara tsb banyak pula perangkat desa yang terlibat disitu serta hadir pula Kades Ngepung Hendra Wahyu Saputra.

Proses pensertifikatan diawali kurang lebihnya bulan Juli/ Agustus 2022 lalu dengan  total biaya per bidang Rp.450.000; dan jumlah sertifikat yg masuk sebanyak 1.596 pemohon.

Sehingga dengan jumlah banyaknya pemohon maka bisa dikalkulasikan berapa banyaknya uang yang dibawa oleh panitia. “Semestinya dengan jumlah pemohon yg lebih banyak semakin kecil biaya yang harus dibebankan pada masyarakat untuk membayar patok harga dari pemeritah”, kata seseorang yang tak mau disebut identitasnya.

“Kepala desa Ngepung ketika dimintai keterangan oleh awak media menjawab apabila dirinya tidak mengerti tentang keuangan itu karena sudah ditangani oleh panitia ,maka dari itu dia tidak mengerti,”ucapnya.

Sedangkan Is Darmani sebagai Ketua Panitianya saat ditanya rinciannya oleh Wartawan menjawab apabila uangnya sudah habis tidak karuan ya nggak tahu katanya. Tetapi Is Darmani mengakui bila warga ditarik Rp.450.000; dam mengakui pula banyaknya sertifikat yang masuk 1.596 bidang.

Disini yang menjadi pertanyaan  pada publik yaitu semakin besar obyeknya semakin besar pula nilai pembayarannya. Padahal ketentuan dari pemeintah itu berapa …?,” ucap seseorang.  (Bob)