Empat Jenazah di TPU Jember Tersapu Arus Banjir Luapan Kali Jompo

Petugas saat menyiapkan kantong jenazah dalam pencarian 4 jenazah yang tersapu arus banjir.

Jember, BeritaTKP.com – Tempat pemakaman umum yang berada di Lingkungan Kulon Pasar, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Kaliwates, kebanjiran. Air banjir dari luapan sungai Kali Jompo tersebut membuat sebanyak empat jenazah yang dimakamkan berdekatan dengan bibir sungai hanyut menuju arus sungai.

Banjir yang berasal dari luapan Kali Jompo ini diakibatkan oleh terjangan hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WIB pada hari Rabu (28/12/2022) hingga kamis pagi. Akibatnya, pemukiman warga yang berada di dataran rendah, seperti Kampung Ledok mengalami banjir dengan tinggi nyaris dua meter.

Karena durasi hujan yang cukup lama, luapan air semakin menjadi jadi. Sehingga masuk ke area pemakaman umum yang memporak porandakan makam di tempat tersebut. Bahkan, empat jenazah terhanyut sungai.

Kapolsek Kaliwates Kompol Zaenuri menceritakan, debit air tidak mampu ditampung oleh sungai Kali Jompo. Air cukup lama menggenangi pemakaman tersebut. Sehingga ada empat makam yang terhanyut. “Empat makam itu di diantaranya makam pak Simon, ibu Basar, pak Rukimi, dan pak Endang, makam mereka memang berada di bibir sungai,” katanya.

Mengetahui peristiwa tersebut, jajaran Polsek Kaliwates langsung melakukan upaya pencarian terhadap 4 jenazah bersama dengan BPBD Jember dan sejumlah pihak terkait. Meskipun belum maksimal, namun upaya itu menemukan tanda-tanda berupa kain kafan di sungai. “Kami masih menyusuri delta sungai di sepanjang Kali Jompo, ditemukan kain kafan, namun jenazahnya belum,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Jember Sigit Akbari menambahkan, kejadian ini merupakan salah satu dari rentetan peristiwa yang terjadi dari luapan sungai Kali Jompo. “Dari hujan deras ini banyak bencana yang terjadi, diantaranya banjir di Kecamatan Patrang dan Sempusari, serta Kecamatan Mumbulsari. Sementara juga terjadi longsor di Kecamatan Mayang, dan beberapa rumah yang jebol,” pungkasnya. (Din/RED)