Sebuah Mobil Nyemplung ke Laut Pelabuhan Merak

Banten, BeritaTKP.com – Perkara sebuah mobil yang tercebur ke laut di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, kini naik dari penyelidikan ke penyidikan. General Manager (GM) PT ASDP Merak dan Terminal Eksekutif Merak akan diperiksa polisi.

Penyidik Polda Banten sudah memeriksa korban dan sejumlah saksi dari pihak operator ASDP dan operator PT IFPRO sebagai pengelola dermaga eksekutif. Tak hanya itu, polisi juga sudah memeriksa awak kapal PT Surya Timur Line.

Mobil tercebur di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. (Foto: Tangkapan layar)

“Ke depan penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap GM ASDP Merak dan GM PT IFPRO,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga, Kamis (29/12/2022).

Shinto menambahkan, perkara penyelidikan sebelumnya ditangani Ditpolairud Polda Banten. Serangkaian pemeriksaan sudah dilakukan penyidik sebelum menaikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Untuk penanganan perkara sudah dilimpahkan dari Penyidik Ditpolairud Polda Banten ke Satgas Nataru Polda Banten. Satgas Nataru Polda Banten sudah meningkatkan perkara laka laut tersebut dari lidik ke sidik,” tambahnya.

Diketahui, sebuah minibus berpenumpang dua orang yang dikendarai Yunianto Permono dan kekasihnya, Natasya Rosa, asal Depok, Jawa Barat, tercebur ke laut di Dermaga 2 Pelabuhan Merak, lantaran kapal terbawa gelombang sehingga menjauh dari sideramp.

Akibat peristiwa tersebut, keduanya gagal melanjutkan perjalanan ke Sumatera dan harus menjalani perawatan medis di RSKM, Kota Cilegon, Banten.

Peristiwa itu menarik perhatian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan menjadi pembahasan dalam rapat di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak. Budi Karya Sumadi pada Sabtu (24/12/2022) lalu meminta PT ASDP Indonesia Ferry bertanggung jawab dan memberikan ganti rugi atas kejadian itu.

Selaku operator penyeberangan di Selat Sunda, PT ASDP Indonesia Ferry membenarkan peristiwa tersebut. Perusahaan BUMN itu juga telah membantu proses evakuasi kendaraan dari dalam laut, serta berkoordinasi dengan PT Jasaraharja Putera untuk mengurus biaya perawatan medis dan klaim asuransi kendaraan.

“Kami mohon maaf atas kekurangan dalam pelayanan yang diberikan, tentunya kami akan terus berupaya memperbaiki dan terus meningkatkan kualitas layanan ASDP kepada pengguna jasa,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin, Minggu (25/12/2022). (RED)