Toko Grosir di Blitar Kebobolan Maling, Rokok Senilai Rp200 Juta Hilang Dicuri

Blitar, BeritaTKP.com – Sebuah tindakan kejahatan yang dilakukan komplotan maling saat membobol toko grosir di Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, terekam kamera CCTV dalam bus yang terparkir di dekat toko tersebut.

Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku hanya dua orang. Para pelaku membawa kabur rokok hasil curiannya menggunakan dua unit mobil yang masing-masing berwarna hitam dan putih. Jika dirupiahkan rokok-rokok tersebut mencapai nilai Rp200 juta.

Petugas Polres Blitar saat melakukan oleh TKP.

“Ya, memang benar terjadi pencurian di toko grosir yang dicuri rokok kalau jumlahnya banyak senilai 200 juta rupiah,” kata Kapolsek Selopuro AKP Liestyo Nugroho, Selasa (24/1/2023).

Liestyo mengatakan aksi para pelaku terlihat seperti sudah direncakan. Itu terbukti dengan kendaraan yang mereka gunakan berjumlah dua unit.

Awalnya kendaraan pertama yang berwana hitam datang terlebih dahulu. Disusul kendaraan kedua berwarna putih tidak lama kemudian, datang dari arah yang berbeda.

Para pelaku juga membawa sejumlah alat untuk membuka dan mematahkan kunci pagar toko grosir tersebut. Setelah merusak pintu etalase, mereka membawa kabur seluruh rokok di dalam toko senilai Rp200 juta.

“Jadi mobil hitam itu datang pertama kemudian mobil warna putih datang berikutnya dari arah berbeda pelaku juga kayak membawa gergaji mesin atau apa itu untuk membuka kunci pagar toko Sebelum beraksi,” jelasnya.

Saat melakukan aksinya, para pelaku juga mematikan aliran listrik di toko grosir tersebut. Hal itu dilakukan agar CCTV yang terpasang di dalam toko mati dan tidak dapat merekam aksi mereka.

Pada saat kejadian pemilik toko sebetulnya berada di lokasi. Tetapi, pemilik toko tidak tahu ada pencurian lantaran berada di bagian belakang dan berbeda bangunan dengan toko grosir miliknya.

Para pelaku sempat mematikan aliran listrik. Namun pemilik toko tidak menyadari padamnya listrik itu adalah pertanda sedang terjadi pencurian. “Sebetulnya saat kejadian pemilik toko ada di lokasi tapi bangunan yang berbeda dengan meteran listrik yang berada pula jadi tidak tahu kalau tokonya disatroni maling,” jelasnya.

Pemilik toko baru tahu jika tokonya habis diacak-acak maling saat ia membuka toko di pagi hari. Diduga para pelaku beraksi pada dini hari pada pukul 02.00 WIB.

Pemilik toko pun langsung melaporkan aksi pencurian tersebut ke Polsek Selopuro Kabupaten Blitar. Olah TKP juga langsung dilakukan oleh Polsek Selopuro.

Pemeriksaan rekaman CCTV toko juga telah dilakukan oleh polisi. Hasilnya diduga para pelaku melarikan diri ke arah timur menuju Wlingi dan Malang. “Kami sudah olah TKP, pemeriksaan CCTV juga sudah kami masih berproses untuk mengungkap kasus tersebut semoga cepat tertangkap,” pungkasnya. (Din/RED)