Kaca Depan Truk di Hutan Ngimbang Lamongan Retak Gegara Dilempari Batu Orang Misterius

Lamongan, BeritaTKP.com – Kaca depan milik dua truk yang melintas di Hutan Ngimbang, Jalan Raya Babat-Jombang, tepatnya masuk Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, pecah akibat menjadi sasaran pelemparan batu. Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/1/2023) kemarin. Hingga saat ini, pelaku masih tidak diketahui identitasnya.

“Iya, betul, ada pelemparan truk. Terjadi dua kali di kawasan hutan Ngimbang, Jalan Raya Babat-Jombang,pada Senin (23/1/2022) kemarin. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB,” ujar Kapolsek Ngimbang, AKP Sampun, Selasa (24/3/2022).

Foto ilustrasi.

Sampun menyebut, akibat dari aksi pelemparan tersebut, akza depan kedua truk mengalami keretakan. Bahkan, salah stau truk sampai oleng. Truk itu sampai keluar jalur hingga masuk hutan. Truk baru berhenti setelah menabrak pohon.

Mengenai kronologinya, ungkap Sampun, kejadian ini bermula saat truk Mistubishi Canter bernopol H 1514 HJ melaju dengan kecepatan standar pada Senin (23/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Truk ini dikemudikan oleh Muslimin bersama Riki Bahtiar, asal Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

“Truk ini hendak pulang ke Demak namun setibanya di kawasan hutan Desa Lamongrejo, sekitar pukul 20.00 WIB, truk berpapasan dengan pengendara sepeda motor jenis Vario yang tidak diketahui identitasnya. Truk dilempari batu hingga mengenai kaca depan dan mengakibatkan kaca retak,” terangnya.

Kejadian lain, tutur Sampun, dialami truk Mitsubishi bernopol S 8255 HL yang dikemudikan Naim dan Tamat, warga asal Dusun Tlogonongko, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Truk ini melaju dari Kediri sekitar pukul 17.00 WIB, yang juga hendak pulang menuju Tuban.

Gawatnya, ketikan masuk ke dalam kawasan hutan Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, truk ini mengalami nasib serupa. Truk dilempari batu dari pelaku yang tak dikenal sekitar pukul 20.10 WIB. “Batu itu mengenai kaca depan truk hingga pecah. Truk mencoba untuk menghindar, oleng ke kiri, masuk ke hutan dan menabrak pohon Jati,” tandas Sampun.

Sampun mengungkapkan para korban bergegas melaporkannya ke Polsek Ngimbang. Sementara korban yang mengalami luka-luka harus dilarikan ke RSUD Ngimbang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban dibawa ke RSUD Ngimbang untuk dimintakan Visum et revertum serta dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian materiil yang ditimbulkan dari kejadian ini ditaksir mencapai Rp10 juta,” pungkasnya. (Din/RED)